Tetapkan RPJMD 2025–2029, Fokus Jadi Penyangga IKN dan Generasi Emas 2045

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pansus RPJMD DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah.

Ketua Pansus RPJMD DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah.

Infonusa.co, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama DPRD menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 sebagai Peraturan Daerah melalui Rapat Paripurna ke-27 DPRD Kaltim, Senin (28/07/2025).

Dokumen tersebut akan menjadi peta jalan utama pembangunan lima tahun ke depan sekaligus landasan menuju visi Indonesia Emas 2045.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJMD, Syarifatul Sya’diah, mengatakan bahwa penyusunan dokumen ini melibatkan proses panjang, mulai dari pembahasan lintas komisi di DPRD, uji publik bersama masyarakat, hingga penyelarasan dengan Kementerian Dalam Negeri.

“RPJMD ini adalah langkah awal menuju rencana pembangunan jangka panjang. Kami ingin memastikan arah pembangunan Kaltim sejalan dengan visi nasional, khususnya menyongsong Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

Visi besar yang diusung adalah “Kalimantan Timur Sukses Menuju Generasi Emas 2045”. Untuk mewujudkannya, tiga tujuan pokok ditetapkan, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat sumber daya manusia, dan memodernisasi tata kelola pemerintahan.

Enam misi pembangunan disusun sebagai turunan visi, di antaranya peningkatan mutu SDM, pertumbuhan ekonomi inklusif, pemerataan infrastruktur dan layanan dasar, transformasi digital birokrasi, penguatan nilai budaya dan agama, serta komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Syarifatul menjelaskan, RPJMD kali ini juga memuat 10 sasaran besar dengan 64 program prioritas yang dirancang untuk menjawab tantangan lokal sekaligus memperkuat posisi Kaltim sebagai daerah penopang Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kehadiran IKN harus menjadi peluang, bukan beban. Kaltim dituntut siap dari sisi infrastruktur, kualitas tenaga kerja, hingga birokrasi yang lebih profesional,” jelasnya.

Ia menambahkan, kesuksesan implementasi RPJMD tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari dunia usaha, perguruan tinggi, dan partisipasi masyarakat sipil.

“Pembangunan bukan tugas satu pihak. Kolaborasi lintas sektor mutlak diperlukan agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB