Tekanan DBH Meningkat, DPRD Kaltim Dorong Penataan Fiskal yang Lebih Adaptif

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud

Infonusa.co, Samarinda – Penyempitan ruang fiskal akibat penyesuaian kebijakan Dana Bagi Hasil (DBH) menjadi tantangan serius bagi banyak daerah, termasuk Kalimantan Timur. Namun di tengah kondisi tersebut, DPRD Kaltim menilai bahwa respons daerah tidak boleh berhenti pada keluhan, melainkan harus diarahkan pada pembenahan strategi pengelolaan keuangan.

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengatakan bahwa perubahan skema DBH merupakan realitas baru yang harus dihadapi secara rasional dan terukur. Menurutnya, hampir seluruh daerah kini berada dalam tekanan fiskal yang sama, sehingga dibutuhkan langkah adaptif agar roda pembangunan tetap bergerak.

“Situasinya bukan hanya dialami Kaltim. Ruang fiskal menyempit di banyak daerah. Yang dibutuhkan sekarang adalah kemampuan beradaptasi, bukan sekadar mempersoalkan kebijakan pusat,” ujarnya.

Hasanuddin menyebut DPRD Kaltim mendorong pemerintah provinsi untuk lebih agresif memperkuat sumber pendapatan yang berasal dari dalam daerah. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), penataan ulang retribusi, serta pemanfaatan aset strategis dinilai menjadi kunci mengurangi ketergantungan pada transfer pusat. Ia menilai Kaltim memiliki potensi besar di berbagai sektor non-migas, mulai dari jasa, kepelabuhanan, hingga pengelolaan aset daerah yang selama ini belum memberikan kontribusi maksimal.

“Kalau potensi itu dikelola dengan serius, ketahanan fiskal daerah bisa diperkuat. Kita tidak bisa terus bergantung pada DBH,” jelasnya.

Selain mendorong penguatan pendapatan, DPRD juga menekankan pentingnya transformasi tata kelola belanja. Hasanuddin menilai efisiensi harus diarahkan pada pengurangan belanja yang minim dampak langsung bagi masyarakat, tanpa mengorbankan program prioritas.

“Fokus belanja harus jelas. Kegiatan yang sifatnya seremonial perlu ditekan, sementara program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat harus dilindungi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan efisiensi juga diterapkan dalam aktivitas kelembagaan DPRD dan pemerintah daerah, termasuk pengaturan ulang perjalanan dinas dan pola rapat.

“Kunjungan kerja tetap diperlukan, tapi sekarang lebih selektif. Kalau bisa diselesaikan di daerah, tidak perlu keluar daerah,” katanya.

Lebih jauh, Hasanuddin menyoroti posisi strategis Gubernur Kaltim yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Menurutnya, peran tersebut dapat menjadi saluran penting untuk menyuarakan aspirasi daerah terkait kebijakan fiskal nasional.

“Koordinasi antardaerah harus diperkuat. Dengan suara bersama, kita berharap ke depan ada kebijakan fiskal yang lebih adil dan berpihak pada daerah,” pungkasnya.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Pemkab Kukar Sinkronkan Data Penerima Insentif Pelayan Keagamaan untuk 2027
Pemulihan Korban Kebakaran Melayu Dikaji Sekaligus dengan Penataan Jalan
Dispar Kukar Dorong Memanda Kutai Perluas Panggung hingga Nasional
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026

Berita Terbaru

Foto: Rapat pembahasan persiapan peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kukar. (Istimewa)

Advertorial

Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026

Senin, 12 Okt 2026 - 19:41 WIB