Tanggapan Sani terkait Kuranganya Ketertarikan Generasi Muda menjadi Guru

- Jurnalis

Senin, 29 April 2024 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain. 

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain. 

Infonusa.co, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sani melihat, masih banyaknya generasi muda kita saat ini yang kurang tertarik dalam persoalan bekerja menjadi guru.

Menurut dirinya, faktor kurangnya ketertarikan tersebut bermuara dari penghasilan yang kecil sehingga para generasi muda saat ini lebih memilih untuk mencari alternatif pekerjaan lain seperti konten kreator, Youtuber dan lain – lain.

“Kenapa generasi muda lebih tertarik ke yang lain seperti konten kreator, Youtuber dan lain lain, ya karena dianggap penghasilannya miliaran. Coba kalau ketemu guru kasihan, motornya macet kehabisan bensin ya kan,” jelas Sani.

Lanjut Sani, dirinya menganggap hal tersebut menjadi wajar – wajar saja. Dan juga Sani melihat persoalan ini bukan lah kesalahan dari para guru, namun dalam hal ini Pemerintah lah yang harus di pertanyakan terkait kesejahteraan para guru.

“Salahkan Pemerintah. Pemerintah harus bertaubat, karena amanah Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 33 hasil perbaikan, dikatakan 20 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pendidikan non gaji guru. Jadi Pemerintah harus menjalankan amanah Undang-Undang,” tegasnya.

Di lain sisi, Sani ternyata memiliki skema tersendiri, dirinya meminta ke Pemerintah Provinsi untuk memberi bantuan keuangan, sebab uang dari Provinsi ternyata memiliki 2,7 triliun silvanya.

“Tidak terpakai 2,7 triliun itu. Coba bayarkan ke guru tidak rugi kita. Saya tidak berkepentingan karena saya bukan guru, tapi saya diamanahkan untuk memperhatikan kesejahteraan guru,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru