Tambang Ilegal Serobot Hutan Unmul, DPRD Kaltim Gelar RDP dan Minta Tersangka Ditetapkan

- Jurnalis

Selasa, 6 Mei 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lintas Provinsi. (Humas DPRD Kaltim)

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Lintas Provinsi. (Humas DPRD Kaltim)

Infonusa.co, Samarinda – Isu pertambangan ilegal yang menyerobot kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) milik Universitas Mulawarman (Unmul) menjadi sorotan utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas komisi yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), pada Senin (05/05/2025).

Bertempat di Kompleks Karang Paci, rapat ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas langkah konkret dalam menghentikan aktivitas yang dinilai merusak ekosistem hutan dan mengancam fungsi kawasan pendidikan tersebut.

RDP tersebut dihadiri oleh Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan, perwakilan Ditjen Penegakan Hukum Kehutanan, Dinas ESDM, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas PMPTSP Provinsi Kaltim. Dari pihak akademisi, hadir langsung Rektor dan Dekan Fakultas Kehutanan Unmul bersama jajaran pengelola KHDTK. Hadir pula perwakilan Polda Kaltim, Yayasan Ulin Nusantara Lestari, dan Aliansi Rimbawan Bersatu, yang bersama-sama menyerukan pentingnya tindakan tegas dan kolaboratif untuk melindungi kawasan hutan dari eksploitasi ilegal.

RDP tersebut dipimpin langsung oleh anggota DPRD dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Darlis Pattalongi. Pada kesempatan tersebut, Darlis Pattalongi menyampaikan keprihatinannya atas aktivitas pertambangan ilegal di kawasan hutan pendidikan tersebut. Ia menilai tindakan tersebut sebagai perusakan yang dilakukan secara ugal-ugalan dan melanggar hukum.

“Ini sudah masuk ranah pidana. Kami mendesak Polda Kaltim dan Gakkum untuk segera menindak tegas para pelaku. Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya,” terangnya.

Dari hasil RDP, disimpulkan bahwa kegiatan pertambangan di KHDTK Unmul terbukti melanggar hukum, dengan potensi konsekuensi pidana dan perdata. Lokasi tambang diketahui tumpang tindih dengan konsesi milik Koperasi Serba Usaha Putra Mahakam Mandiri (KSU PUMA).

“Kami meminta Ditreskrimsus Polda Kaltim segera menetapkan tersangka dalam waktu paling lambat dua minggu,” jelas Darlis.

Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan, lanjut Darlis, telah memanggil 14 saksi dan memeriksa 10 di antaranya. Penyidikan ditargetkan rampung dalam dua minggu. “Jika dalam dua minggu tidak ada kejelasan, kami akan memanggil kembali semua pihak terkait,” bebernya.

DPRD Kaltim juga meminta Unmul, khususnya Fakultas Kehutanan dan pengelola KHDTK, segera menyelesaikan valuasi ekonomi atas kerusakan hutan akibat tambang ilegal. Hasil valuasi ini akan menjadi dasar untuk mengajukan gugatan perdata terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Selain itu, Darlis mendesak agar proses penegakan hukum oleh Gakkum dan Polda Kaltim dilakukan secara terbuka dan transparan. Menutup rapat, alumnus Fakultas Kehutanan Unmul ini juga meminta Pemprov Kaltim mendukung penuh pengelolaan kawasan KHDTK, termasuk dari sisi fasilitas.

“Kami juga mendorong agar Fakultas Kehutanan Unmul segera mengajukan revisi IUP atas nama KSU Putra Mahakam Mandiri dan CV Bismillah Reskaltim ke Kementerian ESDM, karena sebagian wilayah konsesi mereka berada dalam kawasan KHDTK,” tukas Darlis. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pemkab Kukar

Damkarmatan Kukar Sarankan APAR Minimal 6 Kilogram di Rumah Warga

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:06 WIB

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Safari Subuh Kukar Buka Ruang Sinergi Masjid dan Program Pemerintah

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:57 WIB