Tak Menyuguhkan Data, Pansus Kecewa PT TBB Tidak Memberikan Informasi yang Cukup dalam RDP

- Jurnalis

Rabu, 12 April 2023 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Pansus IP DPRD Kaltim, M. Udin. (Foto: infonusa.co/ARF)

Wakil Ketua Pansus IP DPRD Kaltim, M. Udin. (Foto: infonusa.co/ARF)

Infonusa.co, Samarinda – Di penghujung masa kerja penugasan, Pansus Investigasi Pertambangan (IP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) masih menunjukkan keseriusannya dalam menangani permasalahan pertambangan di Benua Etam.

Rabu malam (12/4/2023), Pansus IP DPRD Kaltim bersama perusahaan pertambangan batubara PT Tiara Bara Borneo (TBB) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Hotel Aston, Samarinda.

M. Udin selaku Wakil Ketua Pansus IP DPRD Kaltim memimpin jalannya rapat tersebut. Di dalam rapat segenap jajaran Anggota Pansus berupaya menelisik realisasi Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), Corporate Social Responsibility (CSR) dan Jaminan Reklamasi dari perusahaan terkait.

Berharap besar mendapatkan data dan informasi, kekecewaan malah menyelimuti mimik wajah semua Legislator Kaltim yang hadir. Karena PT TBB tidak terbuka dan tidak menyajikan data yang akurat terkait realisasi PPM, CSR dan Jamrek sebagaimana yang diminta Pansus.

“Pansus sangat kecewa malam ini, karena data tidak disajikan hanya sekedar penyampaian informasi biasa saja, sedangkan yang dibutuhkan adalah datanya,” ucap M. Udin dengan ekspresi geram.

Kenapa data penting, imbuhnya, karena itu merupakan informasi dasar dari realisasi PPM kepada masyarakat sehingga dapat dipastikan keseriusan perusahaan dalam memberikan kesejahteraan atas kehadirannya di lingkungan masyarakat. Sejauh ini, sambung Udin, Pansus merasa tidak mengetahui apa sumbangsih PT TBB melalui PPM ketika dipresentasikan, sedangkan tidak ada data yang jelas berkaitan dengan hal tersebut.

Oleh sebab itu, Pansus IP DPRD Kaltim memberikan tenggang waktu kepada PT TBB untuk melenkapi kemudian memberikan data-data mengenai PPM agar masyarakat mengetahui ada atau tidak dampak positif dari perusahaan pertambangan dan bantuan apa yang ajan diberikan kepada mereka.

“Seharusnya mereka menyajikan data PPM dan Jamrek, tapi tidak ada juga yang dikasih ke kami. Pansus juga berharap dengan data mereka maka Pansus dapat membuktikan bahwa Pansus tidak pernah masuk angin mengenai hal investigasi pertambangan di Kaltim,” tekan M. Udin.

Sebagai informasi, PT PBB sendiri memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) resmi dan lokasi pertambangannya berada di wilayah Pampang, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda dengan luas area diperkirakan mencapai 500 Hektare (Ha).

“Pertemuan tersebut juga sekaligus meminta klarifikasi mengenai laporan masyarakat berkaitan dengan pencemaran lingkungan, banjir dan tanah longsor akibat aktivitas dari PT PBB, tapi mereka juga tidak menjelaskan secara jelas dan terperinci,” beber M. Udin saat diwawncarai awak media.

Terakhir, ia menyampaikan di penghujung masa kerja penugasan, saat penyampaian laporan akhir Pansus IP DPRD Kaltim pihaknya akan mengundang seluruh perusahaan tambang berkaitan dengan penyampaian laporan hasil akhir temuan investigasi pertambangan selama enam bulan masa kerja penugasan.

“Kita pasti akan undang seluruh perusahaan pertambangan yang ada di Kaltim saat kami menyampaikan laporan akhir di Rapat Paripurna nanti,” tukasnya. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Program Seragam Gratis Kukar Disiapkan untuk Bantu Siswa Korban Kebakaran
Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang
Drainase dan Badan Jalan Jadi Fokus Penyelesaian Rehabilitasi Muso Bin Salim
Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Program Seragam Gratis Kukar Disiapkan untuk Bantu Siswa Korban Kebakaran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Drainase dan Badan Jalan Jadi Fokus Penyelesaian Rehabilitasi Muso Bin Salim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB