Syarifatul Sya’diah Dorong Pemerataan Pembangunan di Kaltim, Bukan Hanya Pendidikan

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah.

Infonusa.co, Samarinda – Ketua Pansus RPJMD Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah, menegaskan bahwa arah pembangunan provinsi harus menjangkau lebih luas dari sekadar sektor pendidikan.

Dalam pembahasan lanjutan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), ia menekankan pentingnya keseimbangan program antara pendidikan, kesehatan, sosial, dan infrastruktur.

“Fokus kita tidak bisa hanya pada satu sektor. Pendidikan memang penting, tapi kesehatan masyarakat, perlindungan sosial, dan pembangunan infrastruktur juga harus menjadi prioritas,” ujar Syarifatul.

Ia menilai, program seperti GratisPol patut diapresiasi karena memberikan akses pendidikan lebih luas bagi masyarakat. Namun, dalam konteks pembangunan jangka menengah, pendekatan yang menyeluruh tetap menjadi kunci.

Syarifatul juga menyampaikan pentingnya keakuratan data dalam pelaksanaan program, khususnya dalam tahap Perjanjian Kerja Sama (PKS). Validasi data penerima manfaat dianggap esensial untuk memastikan efisiensi penggunaan anggaran.

“Kalau data sudah akurat, kita bisa lebih tepat menghitung kebutuhan anggaran. Tapi yang terpenting, jangan sampai satu sektor mendominasi anggaran hingga mengorbankan yang lain,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa program ambisius tetap harus diiringi dengan pertimbangan kapasitas fiskal daerah. Meski mendukung pembiayaan pendidikan hingga tingkat S3, ia menggarisbawahi pentingnya efisiensi dan kejelasan target.

“Secara umum bantuan Rp5 juta per mahasiswa sudah sesuai. Memang ada pengecualian seperti kedokteran yang biayanya lebih tinggi, tapi hal itu masih dalam kendali,” ucapnya.

Penegasan Syarifatul ini menjadi sinyal kuat bahwa DPRD Kaltim ingin pembangunan yang lebih merata dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Ia memastikan DPRD akan terus mengawal program-program prioritas agar pelaksanaannya tidak berat sebelah.

“Pembangunan daerah harus bersifat holistik. Semua sektor saling terkait dan harus berjalan bersama. Ini tentang memastikan kesejahteraan masyarakat secara utuh, bukan hanya sebagian,” tutupnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru