Syahariah Mas’ud Tegur Gubernur Kaltim yang Tak Hadir di Rapat Paripurna DPRD

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas'ud.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Syahariah Mas'ud.

Infonusa.co, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Syahariah Mas’ud, melayangkan kritik keras atas ketidakhadiran Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dalam Rapat Paripurna DPRD ke-28 yang digelar pada Senin (21/7/2025). Rapat tersebut membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pendidikan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Syahariah menyebut, agenda sebesar itu seharusnya dihadiri langsung oleh pimpinan daerah, bukan sekadar diwakili staf ahli. Ia mengaku sudah berulang kali menemukan kondisi serupa dalam rapat-rapat penting sebelumnya.

“Kenapa saya sampai berintrupsi keras? Karena ini bukan sekali dua kali, sudah lima kali rapat besar hanya diwakili staf ahli. Ini tidak bisa terus dibiarkan,” tegas Syahariah.

Ia menekankan bahwa jika gubernur berhalangan hadir, setidaknya wakil gubernur atau sekretaris daerah bisa datang mewakili. Menurutnya, kehadiran unsur pimpinan akan memberi bobot lebih pada jalannya rapat dan menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sinergi dengan legislatif.

“Kalau pun mendesak, jangan hanya staf ahli yang hadir. Setidaknya wakil gubernur atau sekda. Karena ini rapat penting yang menyangkut langsung kepentingan masyarakat,” lanjutnya.

Syahariah juga menyoroti efek domino dari ketidakhadiran pimpinan provinsi. Ia menilai, hal itu ikut memengaruhi disiplin kehadiran para kepala dinas yang kerap absen dan hanya mengutus perwakilan.

“Kalau kebiasaan seperti ini terus berulang, wibawa rapat paripurna jadi berkurang. Kita berharap pola lama ini segera diubah,” ujarnya.

Legislator perempuan tersebut menutup dengan menyerukan agar kebiasaan absen dari rapat DPRD dihentikan. Menurutnya, kehadiran langsung pimpinan eksekutif akan memperkuat hubungan kerja sama dan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat Kaltim.(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru