Subandi Soroti Pembangunan Drainase di Samarinda, Dorong Kajian Ilmiah demi Antisipasi Banjir

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi.

Infonusa.co, Samarinda – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Subandi, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam membenahi sistem drainase di sejumlah titik di kota tersebut.

Subandi menilai, upaya tersebut merupakan bagian dari ikhtiar serius dalam menyelesaikan persoalan banjir yang kerap melanda wilayah ibu kota provinsi Kaltim itu.

Subandi, yang juga merupakan anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda, menilai bahwa langkah-langkah yang telah dilakukan Pemkot bersama pihak terkait sudah berada di jalur yang tepat.

“Selamat melaksanakan tugas. Ini bukan sekadar pujian, tapi saya mengapresiasi upaya yang telah dilakukan dalam menangani permasalahan banjir di Samarinda,” ujarnya, baru-baru ini.

Ia merinci bahwa program normalisasi sungai yang dilakukan Pemkot Samarinda bersama Pemerintah Provinsi melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) telah berjalan, termasuk pembuatan folder-folder air, pengangkatan sedimen di sungai, hingga penataan saluran air (paret) dan drainase di lingkungan warga.

Namun demikian, Subandi juga mengingatkan agar Pemkot tidak lengah. Ia menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang sempat terjadi baru-baru ini akibat fenomena Erope, yang menyebabkan kenaikan volume air sungai secara signifikan.

“Kita tidak bisa menyerah pada kondisi alam. Justru ke depan harus lebih waspada. Saya mendorong agar dilakukan kajian ilmiah mendalam untuk mengantisipasi fenomena seperti Erope. Ketika hal itu terjadi, harus ada langkah cepat agar air tidak menggenang terlalu lama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Subandi menegaskan pentingnya memfungsikan folder air secara optimal. Ia menyarankan agar folder dikosongkan saat musim kemarau untuk kemudian menampung air hujan saat intensitas tinggi, guna meminimalisasi risiko banjir.

“Intinya, kajian ilmiah menjadi kunci untuk perencanaan jangka panjang. Ini harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru