Soroti Persoalan TPU, Andi Satya Harapkan Ada Penambahan TPU Baru yang Telah Lebihi Batas

- Jurnalis

Rabu, 27 November 2024 - 03:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra (ist)

Anggota DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Diperkirakan saat ini tercatat kurang lebih ada 31 TPU di Kota Samarinda. Maka dari itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk memperbanyak Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Samarinda. Salah satunya, dengan membangun TPU baru di Rapak –Kecamatan Samarinda Seberang.

Usulan ini diungkapkan saat politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu melakukan kunjungan ke Rapak Dalam. Di sana, dia mengaku banyak mendengar aspirasi masyarakat yang mengeluhkan keterbatasan TPU.

“Masyarakat menyampaikan bahwa TPU sudah penuh, dan kami memahami akan hal itu. Makanya penting penyediaan TPU yang laik,” jelasnya.

Menurut Andi Satya, demikian sapaan akrabnya, TPU di Rapak telah melebihi batas kapasitas. Sehingga menyebabkan kondisi pemakaman menjadi tidak laik.

“Kami berupaya mendorong Pemprov Kaltim untuk segera menyediakan lahan TPU tambahan,” ujarnya.

Meskipun masalah ini menjadi ranah Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Andi Satya Adi Saputra tetap berupaya menuntaskan aspirasi masyarakat ini jika tidak bisa diselesaikan oleh Pemkot Samarinda.

Andi Satya Adi Saputra mengaku terus berupaya untuk memperjuangkan segala aspirasi masyarakat dan menjadi jembatan kebutuhan masyarakat kepada Pemprov Kaltim an Pemkot Samarinda. Tujuannya, agar permasalahan masyarakat di dapilnya dapat teratasi dengan tuntas.

“Ketersediaan lahan TPU yang minim adalah kebutuhan mendesak. Saya akan terus memperjuangkan agar pemerintah bisa menyediakan lahan yang cukup untuk pemakaman yang layak,” tutupnya.
(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim).

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru