Infonusa.co, Samarinda – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Fuad Fakhruddin respon soal Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selalu bermasalah.
Dirinya mengungkapkan bahwa hampir seluruh PKL di berbagai daerah Samarinda itu bermasalah. Menurutnya, memang dari karakter masyarakatnya yang susah untuk diatur.
Lanjutnya, PKL yang telah diberikan tempat dan fasilitas yang nyaman untuk berjualan awalnya mau untuk diatur namun kemudian lama kelamaan kembali bermasalah dan akhirnya susah diatur.
“Hampir seluruh daerah itu bermasalah. Ya kan? Karena begini karakter masyarakat kita ini terkadang diberikan lokasi salah satu tempat. Mereka itu mau diatur, tapi kelanjutannya itu pasti susah diatur,” ujar Fuad pada Selasa (19/03/2024).
Kendati demikian, politikus dari partai Gerindra tersebut juga mendukung ketegasan dari Pemerintah Kota terkait penertiban PKL di Samarinda. Menurutnya, penertiban PKL ini dilakukan semata-mata hanya untuk kenyamanan masyarakat Samarinda.
“Jadi kalau menurut saya kalau dari pemerintah itu tegas dalam menyikapi soal pedagang kaki lima, ya kita sih setuju-setuju saja,” tegasnya.
Fuad harap masalah tersebut dapat diatasi. Serta menyarankan agar PKL diberikan lokasi dan fasilitas fasilitas yang baik, sehingga PKL tersebut dapat beraktivitas dengan baik pula.
Akhir Fuad berpesan ketika setelah di berikan fasilitas yang baik PKL harus di koordinator dari pemerintah agar masalah-masalah seperti sebelumnya tidak terulang kembali.
“Kalau mau diberikan ruang ya mungkin berikanlah tempat yang sekiranya itu baik, mereka yang berjualan di situ harus satu koordinator,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)









