Soroti Pedagang Kaki Lima yang Bermasalah, Fuad : Berikan Lokasi dan Fasilitas yang Baik

- Jurnalis

Rabu, 20 Maret 2024 - 22:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, H. Fuad Fakhruddin (Ikhsan/Infonusa.co)

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, H. Fuad Fakhruddin (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Fuad Fakhruddin respon soal Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selalu bermasalah.

Dirinya mengungkapkan bahwa hampir seluruh PKL di berbagai daerah Samarinda itu bermasalah. Menurutnya, memang dari karakter masyarakatnya yang susah untuk diatur.

Lanjutnya, PKL yang telah diberikan tempat dan fasilitas yang nyaman untuk berjualan awalnya mau untuk diatur namun kemudian lama kelamaan kembali bermasalah dan akhirnya susah diatur.

“Hampir seluruh daerah itu bermasalah. Ya kan? Karena begini karakter masyarakat kita ini terkadang diberikan lokasi salah satu tempat. Mereka itu mau diatur, tapi kelanjutannya itu pasti susah diatur,” ujar Fuad pada Selasa (19/03/2024).

Kendati demikian, politikus dari partai Gerindra tersebut juga mendukung ketegasan dari Pemerintah Kota terkait penertiban PKL di Samarinda. Menurutnya, penertiban PKL ini dilakukan semata-mata hanya untuk kenyamanan masyarakat Samarinda.

“Jadi kalau menurut saya kalau dari pemerintah itu tegas dalam menyikapi soal pedagang kaki lima, ya kita sih setuju-setuju saja,” tegasnya.

Fuad harap masalah tersebut dapat diatasi. Serta menyarankan agar PKL diberikan lokasi dan fasilitas fasilitas yang baik, sehingga PKL tersebut dapat beraktivitas dengan baik pula.

Akhir Fuad berpesan ketika setelah di berikan fasilitas yang baik PKL harus di koordinator dari pemerintah agar masalah-masalah seperti sebelumnya tidak terulang kembali.

“Kalau mau diberikan ruang ya mungkin berikanlah tempat yang sekiranya itu baik, mereka yang berjualan di situ harus satu koordinator,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru