Solusi Terowongan Kurangi Kemacetan di Anggap Tidak Efektif oleh Samri

- Jurnalis

Rabu, 19 Juni 2024 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Samarinda – Pembangunan Terowongan lagi – lagi jadi persoalan oleh berbagai pihak, sebab di anggap belum kunjung terselesailan dan belum mampu di operasikan secara maksimal nantinya.

Salah satu sorotan berasal dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra. Dirinya anggap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat di realisasikan untuk pembangunan drainase. Tetapi hanya akan digunakan untuk bayar lampu terowongan saja nantinya.

“Itu beban APBD yang seharusnya digunakan semenisasi bikin drainase hanya bayar lampu terus, coba ketika itu lampunya mati ada yang mau lewat situ, akhirnya macet panjang lagi karna terowongan ditutup gelap orang ngak ada yang berani,” tegas Samri.

Samri juga beberkan, bukan hanya kemacetan yang harus di Tanggulangin, tetapi juga persoalan keselamatan pengendara maupun masyarakat setempat daerah gunung mangga, yang memiliki tanjakan begitu curam.

“Macet lagi permasalahan gunung mangga nggak selesai masih berlanjut, Kalau walikota bilang terowongan sudah beroperasi maka disitu akan berkurang, iya tapi kecelakaan tidak berkurang kalau kendaraan besar masih di biarkan lewat,” bebernya.

Pasalnya, permasalahannya gunung tersebut tinggi jadi kendaraan yang tidak kuat menanjak akan mundur dan timbullah korban yang berada di belakang begitupun akan ada rumah masyarakat yang menjadi korban, itulah yang menjadi permasalahan selama ini

“Kan yang di goreng – goreng terowongan ini mengurai kemacetan, oke macet terurai tapi permasalahan kecelakaan itu nggak selesai karena akarnya yang nggak di selesaikan, lain halnya gunung sudah di potong tapi masih ada kecelakaan itu sudah takdir,” jelasnya.

Samri juga soroti masa kontraknya, Dinas PUPR juga sampaikan akan berakhir pada bulan september. Jika kontraknya sudah habis tetapi masih belum selesai maka nasibnya akan sama seperri teras samarinda, dan di perpanjang lagi.

“Kalau berakhir itukan opsinya dua berhenti atau di perpanjang kan itu aja nah apakah kemudian nanti opsinya itu di perpanjang atau cukup sampai disitu kemudian mencari kontraktor lain nah cuan lagi keluar
Ini uang rakyat yang penggunaanya dengan tidak perencenaan yang matang,” ucap Samri

Samri jelaskan, hal tersebut akan akhirnya akan merugikan masyarakat, yang seharusnya masyarakat menikmati uang pajak yang mereka bayarkan, bisa jadi sia sia dan melukai hati rakyat.

“Kan sebenernya lebih mengena itu pembangunan berbasis kelurahan misalnya perbaikan jalan kan masih banyak daerah daerah kita ini tersentuh proyek semenisasi jangan melihatnya di kota kota, kalau di kota setiap gang udah ngak ada yang becek yakan,” tutup Samri dengan berikan solusi. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Poster Pengumuman Penerima Program Beasiswa Pendidikan Kukar Idaman Terbaik Tahun 2026. (Foto: Bagian Kesra Setkab Kukar)

Pemkab Kukar

Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026, 1.181 Penerima Lolos Verifikasi

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:34 WIB

Foto: Suasana Beseprah Erau Adat Kutai 2026.

Pemkab Kukar

Beseprah Erau 2026 Hidupkan Makna Raja Menjamu Rakyatnya

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:29 WIB

Foto: Eksebisi Gulat Tradisional Benjang pada Pembukaan Oltrad Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar

Dispora Kukar Buka Ruang Benjang Tampil di Tingkat Kecamatan

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:26 WIB