Sigit Wibowo Soroti Ruwetnya Administrasi Pajak Kendaraan: “Niat Bayar, Tapi Sistemnya Menghambat”

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo.

Infonusa.co, Samarinda – Di momentum Hari Pajak Nasional, Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sigit Wibowo, melontarkan kritik tajam terhadap sistem pelayanan pajak yang dinilainya masih menyulitkan masyarakat. Ia menegaskan, semangat membayar pajak sebagai kewajiban warga negara harus diimbangi dengan layanan yang efisien dan responsif.

“Jangan sampai masyarakat sudah niat bayar pajak, malah dihadang prosedur berbelit. Itu kontraproduktif dengan tujuan negara meningkatkan penerimaan,” kata Sigit saat ditemui.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotannya adalah rumitnya pengurusan balik nama kendaraan bermotor. Ia mencontohkan banyak kasus di mana pemilik baru tidak dapat melanjutkan proses balik nama karena tidak memiliki KTP asli dari pemilik sebelumnya — meskipun transaksi telah sah secara hukum.

“Bayangkan, mobil sudah berpindah tangan dua-tiga kali. Tapi saat mau balik nama, disuruh cari KTP asli pemilik pertama. Padahal semua data kendaraan seharusnya sudah terekam,” ujarnya heran.

Menurut Sigit, kebijakan seperti ini justru melemahkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Ia menilai sistem digital dan integrasi data antarinstansi belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal potensi teknologi saat ini sudah memungkinkan otentikasi dan pelacakan secara daring dan real time.

Ia menyarankan agar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama kepolisian sebagai otoritas registrasi kendaraan, segera duduk bersama untuk membenahi sistem administrasi perpajakan kendaraan bermotor.

“Masalahnya bukan sekadar data, tapi mindset birokrasi kita yang belum berpihak pada pelayanan. Pemerintah ingin masyarakat taat bayar pajak, tapi sistemnya sendiri yang membuat orang frustrasi,” tegasnya.

Sigit menambahkan, DPRD Kaltim akan terus mendorong penyederhanaan proses administrasi publik, terutama di sektor yang berkaitan langsung dengan kontribusi keuangan masyarakat kepada negara.

“Ini bukan hanya soal pajak, tapi soal kepercayaan publik terhadap negara. Kalau niat baik masyarakat selalu terhalang sistem yang kaku, jangan heran kalau penerimaan pajak tak optimal,” pungkasnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB