Shemmy Dorong Bontang Miliki Industri Pengolahan Ikan untuk Perkuat Ekonomi Pesisir

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari

Infonusa.co, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur menilai Kota Bontang memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri pengolahan ikan sebagai bagian dari penguatan sektor perikanan daerah. Potensi tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal sumber daya laut di kawasan pesisir Bontang cukup melimpah.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Shemmy Permata Sari, menyampaikan bahwa kehadiran industri pengalengan ikan akan menjadi langkah strategis untuk mengubah pola ekonomi nelayan yang selama ini masih bergantung pada penjualan ikan segar.

Menurutnya, tanpa industri pengolahan, nilai ekonomi hasil tangkapan nelayan sulit berkembang karena sangat bergantung pada harga pasar harian. Dengan adanya pabrik pengalengan, hasil laut dapat diolah menjadi produk bernilai tambah dan memiliki daya simpan lebih lama.

“Kalau hanya dijual mentah, keuntungannya terbatas. Industri pengolahan bisa memberikan nilai tambah dan memperkuat posisi nelayan dalam rantai usaha,” ujarnya.

Shemmy menilai, keberadaan industri tersebut juga berpotensi menciptakan ekosistem ekonomi baru di wilayah pesisir. Tidak hanya menyerap tenaga kerja langsung, tetapi juga mendorong tumbuhnya sektor pendukung seperti transportasi, penyedia bahan baku, hingga usaha kecil dan menengah.

Ia juga menekankan bahwa industri pengalengan dapat menjadi solusi atas persoalan ketidakpastian pasar yang kerap dihadapi nelayan. Dengan adanya mitra pembeli yang jelas, nelayan memiliki kepastian penyerapan hasil tangkapan dan dapat merencanakan aktivitas melaut dengan lebih terukur.

“Stabilitas pasar itu penting. Kalau nelayan sudah punya kepastian pembeli, mereka tidak lagi terjebak pada permainan harga,” katanya.

Lebih jauh, Shemmy berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait segera mengambil langkah konkret agar rencana pengembangan industri pengalengan ikan di Bontang tidak berhenti di wacana.

Menurutnya, penguatan industri berbasis sumber daya lokal merupakan bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat pesisir. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru