Sarkowi Desak Penanganan Prostitusi di Penyangga IKN Dilakukan Secara Sistematis

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry.

Infonusa.co, Samarinda – Fenomena maraknya praktik prostitusi di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) memicu keprihatinan serius dari anggota legislatif.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry, menilai persoalan tersebut bukan sekadar pelanggaran norma sosial, melainkan ancaman nyata bagi citra kawasan strategis nasional yang sedang dibangun sebagai pusat peradaban baru.

“Jika dibiarkan, praktik ini dapat mengikis nilai budaya lokal sekaligus merusak sendi moral masyarakat yang hidup di sekitar IKN,” ucap politisi Golkar tersebut.

Ia menekankan bahwa keberadaan IKN bukan hanya proyek infrastruktur, tetapi juga simbol kemajuan bangsa. Oleh sebab itu, Sarkowi menilai pemerintah tidak boleh abai terhadap penyakit sosial yang tumbuh di sekitarnya.

Menurutnya, penindakan sporadis seperti razia sesekali tidak cukup. Dibutuhkan strategi komprehensif yang melibatkan aspek edukasi, pemberdayaan ekonomi, serta penegakan hukum yang konsisten.

“Pencegahan harus dimulai dari akar persoalan. Masyarakat perlu diberi pemahaman agar tidak terjebak, baik menjadi pelaku maupun pengguna. Terutama kelompok yang rentan secara ekonomi,” tegasnya.

Sarkowi juga meminta aparat lebih serius membongkar jaringan yang mengendalikan praktik prostitusi, termasuk peran para mucikari. Ia menekankan perlunya operasi rutin yang berkesinambungan, bukan sekadar tindakan sesaat yang kehilangan efek jera.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa jika kondisi ini terus dibiarkan, dampaknya bukan hanya bagi warga sekitar, tetapi juga terhadap citra IKN di mata publik nasional maupun internasional.

Karena itu, Sarkowi menyerukan agar Pemprov Kaltim, Otorita IKN, aparat penegak hukum, hingga masyarakat bekerja sama menutup ruang tumbuhnya prostitusi di kawasan penyangga IKN.

“Lebih baik kita menanganinya sejak dini, daripada nanti menjadi masalah besar yang justru mencoreng nama baik IKN,” tutupnya.(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru