Sapto Minta Klarifikasi Pihak Terkait Usai Viralnya Penabrakan Jembatan Mahulu

- Jurnalis

Selasa, 17 Juni 2025 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono.

Infonusa.co, Samarinda – Sebuah video yang merekam dugaan penabrakan fender (pelindung tiang) Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) oleh tongkang di perairan Samarinda viral di media sosial dan menuai perhatian publik.

Kejadian tersebut juga menjadi sorotan Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Sapto Setyo Pramono,

Merespons video yang tersebar tersebut, Sapto menyatakan telah menghubungi sejumlah instansi terkait untuk meminta klarifikasi, termasuk dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda serta Pelindo IV Cabang Samarinda, guna memastikan kebenaran insiden dan langkah penanganannya.

“Itu memang viral di media sosial beberapa waktu lalu. Saya sudah mencoba minta konfirmasi dari KSOP dan Pelindo IV Samarinda” jelasnya.

Menurutnya, langkah klarifikasi perlu dilakukan untuk memastikan kebenaran insiden yang terekam dalam video tersebut. Dirinya mengingatkan bahwa jika video itu ternyata tidak sesuai fakta, maka penyebar informasi palsu bisa dikenai sanksi hukum.

“Harus dipastikan bahwa hal tersebut benar-benar terjadi. Kalau ternyata tidak benar, maka yang menyebarluaskan video tersebut bisa dituntut,” tegasnya.

Namun, apabila setelah proses klarifikasi terbukti bahwa insiden tersebut benar adanya, DPRD Kaltim akan mengambil langkah tegas.

“Kalau memang benar, segera akan kita proses atau kita panggil pihak-pihak yang bertanggung jawab,” tambahnya.

Diakhir Sapto, menegaskan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas pelayaran di sekitar infrastruktur penting seperti jembatan. Dirinya berharap insiden semacam ini tidak terulang karena dapat membahayakan keselamatan dan menimbulkan kerugian besar.  (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru