“Sanitary Landfill” jadi Metode Baru Pengelolaan TPA Samarinda, Andriansyah Beri Dukungan Penuh 

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Ardiansyah.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Ardiansyah.

Infonusa.co, Samarinda – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, M. Andriansyah mengungkapkan upaya dari Pemkot Samarinda dalam menerapkan metode Sanitary Landfill di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sambutan.

Dirinya menilai, teknologi tersebut lebih ramah lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan, karena mengintegrasikan proses pengolahan limbah menjadi elemen yang aman bahkan bermanfaat.

Aan, sapaan akrabnya, juga menyebut bahwa metode itu telah dirancang untuk meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan, termasuk pengendalian asap yang sering menjadi keluhan warga di sekitar TPA.

“Insinitatornya itu nanti yang mau diterapkan. Asap hasil dari kegiatan pengelolaan nanti dibuang ke air dan airnya diolah kembali jadinya tidak ada yang terbuang ke lingkungan sekitar, bahkan menjadi oksigen sehingga tidak ada yang membahayakan masyarakat,” terang Aan.

Menurutnya, Samarinda kemungkinan menjadi daerah pertama di Kalimantan Timur (Kaltim) yang mengadopsi metode tersebut. Bahkan, pengawasan terhadap pelaksanaan metode dilakukan langsung oleh Wali Kota, sebagai bentuk keseriusan dalam menjalankan program pengelolaan sampah berbasis teknologi.

“Mungkin Samarinda kota pertama yang melakukan ini, Pak Wali sendiri yang turun mengawal bagaimana program ini berjalan,” timpalnya

Dengan demikian, penerapan metode Sanitary Landfill tersebut merupakan langkah penting dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah yang semakin bertambah setiap tahunnya.

“Kami berharap dengan teknologi baru ini, bisa membuat TPA di Kota Samarinda menjadi jangka panjang, terus bisa kurangi pencemaran, dan bisa memberikan manfaat,” tandasnya berharap. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB