Samri Akan Tindak Tegas Pihak yang Lakukan Kecurangan Terkait Gas LPG 3 Kg di Samarinda

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Saputra. 

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Saputra. 

 

Infonusa.co, Samarinda – Lagi-lagi Gas LPG 3 Kg menjadi sebuah perbincangan hangat di Kota Samarinda. Hal tersebut dapat disaksikan dibeberapa titik yang dimana para masyarakat resah dan antri untuk agar dapat memiliki Gas LPG 3 Kg.

Persoalan tersebut menuai respon dari Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Samri Saputra. Dirinya menyebut akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang diduga menimbun LPG 3 kg dan mempermainkan harga di pasaran.

Pria yang juga kerap disapa Samri tersebut, mengancam akan meminta pencabutan izin usaha bagi pangkalan atau agen yang terbukti melakukan praktik curang.

“Kami akan turun langsung ke lapangan, mendatangi pangkalan dan agen-agen untuk memastikan tidak ada kecurangan. Jika ada yang terbukti menimbun dan mempermainkan harga, izinnya harus dicabut,” terang Samri.

Dirinya menilai kelangkaan dan mahalnya harga LPG 3 kg di Samarinda tidak lepas dari ulah spekulan yang mengambil keuntungan dari perbedaan harga gas bersubsidi dan nonsubsidi.

“Masalah ini muncul karena kebijakan harga yang tidak jelas, sehingga membuka celah bagi para pengusaha untuk berspekulasi. Padahal sebelumnya distribusi LPG 3 kg berjalan lancar tanpa ada kelangkaan seperti sekarang,” jelasnya.

Selain itu, Samri juga mempertanyakan klaim Pertamina yang menyebut pasokan LPG 3 kg cukup. Namun, faktanya masyarakat tetap kesulitan mendapatkan gas melon dan harus antre panjang.

“Kalau pasokan memang cukup, kenapa masyarakat masih kesulitan mendapatkan gas? Ini yang harus kita selidiki, apakah ada penyimpangan di tingkat distribusi,” ungkapnya.

Terakhir, DPRD Samarinda berjanji akan terus mengawasi distribusi LPG 3 kg agar tidak ada lagi pihak yang bermain curang dan merugikan masyarakat. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru