Samarinda Kembali Dikepung Banjir, DPRD Dorong Kolaborasi OPD Atasi Krisis Tahunan

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Samarinda — Genangan air kembali menaklukkan jalan-jalan Kota Tepian. Hujan deras yang mengguyur Samarinda dalam beberapa waktu terakhir membuat hampir seluruh wilayah kota terendam banjir, menambah deret panjang kisah krisis tahunan yang belum kunjung teratasi.

Melihat kondisi tersebut, Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Andriansyah, angkat suara. Ia menekankan perlunya sinergi nyata antarorganisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda. Menurutnya, sedikitnya lima OPD harus duduk bersama dan berkoordinasi secara intensif dalam menangani masalah banjir yang kian mengkhawatirkan.

“Tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri. Masalah banjir ini menyangkut banyak aspek, jadi harus ditangani secara terintegrasi,” ujar Andriansyah dengan nada serius.

Ia menegaskan, kolaborasi lintas dinas bukan lagi pilihan, melainkan keharusan demi keselamatan dan kenyamanan warga Samarinda yang setiap musim hujan selalu dibayangi kekhawatiran akan banjir.

Kelima OPD yang dimaksud ialah Dinas PUPR, Disperkim, DLH dan Dishub.”Saya selalu mengimbau agar duduklah berlima OPD itu. Karena semua berkaitan,” jelasnya.

Dirinya menekankan peran sentral Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dalam pembangunan Kota Samarinda.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kota ini sangat bergantung pada kinerja PUPR, kesalahan dalam pelaksanaan pembangunan dapat berakibat fatal bagi perkembangan Kota Samarinda.

Bukan hanya itu, penanganan banjir tidak bisa dibebankan kepada PUPR. BPBD sendiri memiliki peran penting yang mana mampu melakukan pemetaan terkait lokasi rawan bencana atau gambaran kebencanaan.

“Jadi apa yang sudah dikerjakan BPBD itu nanti digabungkan sama RTRWK atau rencana tata ruangnya PUPR, baru bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memegang peranan penting dalam upaya menjaga ketahanan lingkungan dan pengelolaan sampah kota.

Di sisi lain, Dinas Perhubungan (Dishub) telah mempersiapkan langkah-langkah antisipatif untuk mengelola dan mengantisipasi potensi hambatan pada sistem lalu lintas yang mungkin terjadi akibat banjir.

“Gak bisa kalau kerja sendiri-sendiri. Sejauh ini yang kita perhatikan, kita masih kerja sendiri-sendiri. Selama masih kerja sendiri-sendiri, saya pastikan udah lah. Kita sambil berdoa aja terus gitu,” tukasnya. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB