Salehuddin Tegaskan MBG Tetap Prioritas di Tengah Efisiensi Inpres 1/2025

- Jurnalis

Selasa, 8 April 2025 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin

Infonusa.co, Samarinda – Di tengah upaya pemerintah menata ulang keuangan negara melalui kebijakan efisiensi anggaran yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, muncul kekhawatiran dari berbagai kalangan terkait nasib sejumlah program prioritas. Salah satu yang menjadi sorotan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang mendukung ketahanan gizi anak-anak Indonesia.

Langkah efisiensi ini sejatinya bertujuan menjaga keseimbangan fiskal, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global serta besarnya kebutuhan pembiayaan proyek strategis nasional seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun demikian, suara-suara kritis mulai mengemuka, mengingatkan bahwa efisiensi tidak boleh mengorbankan sektor-sektor esensial, khususnya pendidikan dan kesehatan, yang beririsan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim Salehuddin beberapa waktu lalu menyebut tegas MBG harus tetap menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Dirinya menilai kebijakan efisiensi merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan program-program nasional, tetapi tidak boleh sampai mengorbankan kebijakan yang menyentuh langsung kehidupan rakyat.

“Setahu saya, untuk IKN, prioritas pembiayaan tahun 2025 sudah jelas, sekitar Rp20 Trilyun. Artinya, dalam konteks pembiayaan, yang dibutuhkan saat ini adalah bagaimana memastikan Program MBG tetap berjalan, sejalan dengan kebijakan prioritas lainnya,” ihwalnya.

Politisi Partai Golkar ini menilai bahwa kebijakan efisiensi dalam Inpres 1/2025 merupakan langkah yang tidak bisa dihindari, terutama untuk memastikan penggunaan anggaran lebih optimal dan tepat sasaran.

Namun, ia mengingatkan bahwa efisiensi bukan berarti menghentikan program yang sudah direncanakan dan memiliki dampak besar bagi masyarakat.

Salehuddin yang berasal dari Dapil Kutai Kartanegara juga menyoroti perkembangan pembangunan IKN yang meskipun menghadapi berbagai tantangan, tetap menunjukkan progres yang positif.

Ia mengakui bahwa proyek ini mungkin tidak sepenuhnya berjalan sesuai dengan target awal pemerintahan, tetapi komitmen pemerintah terhadap proyek ini masih sangat kuat.

“Faktanya, IKN tetap berjalan, dan itu bisa kita lihat dari alokasi pembiayaan hampir Rp20 Trilyun untuk tahun 2025. Artinya, pemerintah tetap berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini,” kata Salehuddin lebih lanjut.

Selain itu, Salehuddin menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh sampai mengorbankan program-program yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat, seperti MBG.

Dirinya menyoroti pentingnya koordinasi antara Kementerian dan Pemerintah Daerah dalam menerapkan kebijakan efisiensi tanpa menghambat agenda pembangunan.

“Pada akhirnya, yang terpenting adalah memastikan bahwa program berjalan secara efektif dan tepat sasaran tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat.” ucapnya menutup pernyataan.
(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru