Saat Usai Revitalisasi, Subandi Ingin Pemkot Beri Wadah Bagi Pelaku Usaha di Pasar Pagi

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi.

Infonusa.co, Samarinda – Revitalisasi Pasar pagi Samarinda menjadi modal awal bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD). Pasalnya, hal itu akan menjadi inv

estasi jangka panjang bagi daerah, tidak hanya bangunan saja yang diperbarui tetapi juga tata kelola yang akan lebih baik.

Selaras dengan Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Subandi mengatakan bahwa desain baru pasar tersebut dapat membawa wajah baru bagi sektor perdagangan dan pariwisata di Kota Tepian.

Subandi menyebut renovasi Pasar Pagi kini menggunakan rancangan yang mengintegrasikan fasilitas hotel dan instalasi pengolahan limbah (IPAL). Menurutnya, Pasar Pagi memiliki potensi lebih dari sekadar pusat aktivitas jual beli.

“Pasar ini bisa menjadi ikon baru kota, bukan cuma tempat berdagang, tapi juga pusat ekonomi modern yang tertata, bersih, dan menghasilkan pendapatan bagi daerah,” jelasnya.

Lanjutnya, keberadaan IPAL sebagai bagian dari infrastruktur pasar menunjukkan keseriusan dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas tata kota, serta menjadi nilai tambah dalam pembangunan ini dengan aspek lingkungan dan estetika yang memenuhi standar nasional.

Selain itu, di tengah optimisme tersebut, dirinya tetap mengingatkan Pemerintah Kota Samarinda untuk tidak mengabaikan para pelaku usaha yang terdampak selama masa pembangunan berlangsung.

Diketahui, saat ini, para pedagang masih ditempatkan di lokasi penampungan sementara, seperti Pasar Grosir, Segiri, dan Mesra. Sebagian besar dari mereka mengeluhkan penurunan pendapatan.

“Kita harap pembangunan ini bisa selesai sesuai target. Semakin lama molor, semakin berat beban pedagang. Tapi kalau selesai tepat waktu dan dikelola dengan baik, ini akan jadi investasi jangka panjang bagi Samarinda,” ujarnya berharap.

Diakhir, Subandi sebut dengan desain baru yang lebih representatif dan potensi ekonomi yang lebih luas, Pasar Pagi bukan hanya tempat berniaga, tapi juga simbol perkembangan kota yang inklusif dimana modernisasi tak melupakan keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru