Rusdi Harap Adanya Evaluasi Efektif Persoalan Banjir dan Air Bersih

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Sekretaris Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto. (Foto : Ist)

Ket. Foto : Sekretaris Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto. (Foto : Ist)

Infonusa.co, Samarinda – Rencana penanggulangan banjir di Kota Samarinda sudah sering diupayakan dalam berbagai cara. Namun, masih banyak beberapa titik yang tetap terdampak banjir, salah satunya di daerah pilihan Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Rusdi Doviyanto, yang menyebut daerah Samarinda Ulu sampai saat ini masih terlihat air menggenang akibat hujan deras.

Menurut Rusdi, dengan adanya banjir yang menggenang beberapa daerah di Samarinda, maka doperlukan evaluasi ulang, untuk penanggulangan banjir secara efektif. Sehingga tamu tahunan Kota Samarinda tersebut tidak mampir kembali.

Rusdi sapaan akrabnya, menilai bahwa meskipun upaya pembersihan drainase terus dilakukan, beberapa saluran masih terlalu kecil dan perlu diperlebar untuk mengatasi genangan air saat hujan.

“Di dapil saya, Samarinda 4, masih ada titik banjir. Pembersihan drainase memang sudah dilakukan, tapi ada beberapa saluran yang masih kecil dan harus diperbesar,” terang Rusdi.

Bukan hanya persoalan banjir, dirinya juga menyoroti layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di beberapa titik yang belum optimal. Salah satunya di kawasan Air Hitam, tepatnya di Pandan Mekar, yang sempat menjadi sorotan karena belum mendapatkan aliran air bersih dari PDAM.

“Untuk PDAM sementara masih aman, tetapi memang ada beberapa titik seperti di Air Hitam, Pandan Mekar, yang belum masuk jaringan PDAM. Ini karena daerahnya lebih tinggi, jadi membutuhkan pompa agar air bisa mengalir dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Rusdi, PDAM Samarinda saat ini sedang menganggarkan dana untuk pengadaan pompa guna mengatasi permasalahan tersebut.

Namun, pihaknya juga masih mencari lahan yang tepat untuk pemasangan pompa agar distribusi air ke wilayah tinggi bisa lebih lancar.

“Kemarin PDAM masih menganggarkan dana sambil mencari lahan yang cocok untuk pemasangan pompa,” tutup Rusdi. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB