Roman Rading Sebut Petani Tambak di Babulu Laut dan Sebakung Butuh Perhatian Khusus

- Jurnalis

Minggu, 15 September 2024 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Penajam Paser Utara – Anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Roman Rading, menyoroti pentingnya perhatian khusus terhadap petani tambak di Babulu Laut dan Sebakung, terutama terkait legalitas lahan mereka yang masih menjadi masalah.

Menurutnya, banyak petani tambak di wilayah perbatasan dengan Telake yang belum memahami batas lahan mereka dengan jelas, yang menyebabkan ketidakpastian dalam pengelolaan tambak dan berdampak pada kesejahteraan mereka.

“Sangat perlu perhatian khusus kepada mereka itu. Cuman kita lihat dulu nanti legalitas tambaknya itu, apa masuk wilayah PPU atau masuk wilayah lain,” ujar Roman Rading.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah dan DPRD perlu segera mengecek status lahan tambak tersebut, memastikan apakah petani tambak tersebut berada dalam wilayah administratif PPU atau wilayah lain.

Legalitas lahan menjadi hal mendasar yang harus ditangani agar para petani dapat beroperasi dengan lebih aman dan tenang.

Kendala terkait legalitas lahan tambak bukan hanya menjadi masalah administratif, tetapi juga berdampak pada akses petani terhadap permodalan dan program-program bantuan dari pemerintah.

Petani yang tidak memiliki legalitas yang jelas seringkali sulit mendapatkan akses permodalan untuk mengembangkan usaha tambaknya, serta mengalami hambatan dalam pemasaran hasil tambak mereka.

Roman menegaskan bahwa perhatian khusus dari pemerintah sangat dibutuhkan oleh para petani tambak, terutama di Babulu Laut dan Sebakung, wilayah yang berbatasan dengan Telake.

“Tapi yang jelas, petani tambak butuh perhatian khusus. Terutama dari sisi permodalan dan pemasaran hasil,” katanya.

Menurutnya, banyak petani tambak di daerah tersebut yang kesulitan mengakses pasar dan permodalan, padahal hasil tambak mereka cukup potensial untuk dikembangkan lebih lanjut.

Ia menyebutkan bahwa potensi tambak di wilayah Babulu Laut luar biasa besar, tetapi tanpa dukungan yang memadai dari pemerintah, para petani tambak di sana menghadapi banyak kesulitan dalam menjalankan usaha mereka.

“Khususnya di Babulu Laut luar biasa itu sampai di Sebakung, kan ada juga sedikit yang perbatasan dengan Telake,” jelas Roman.

Menurutnya, meskipun potensi tambak di kawasan tersebut besar, ketidakjelasan legalitas lahan membuat petani tambak sulit untuk berkembang. ADV/IB

Berita Terkait

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU
PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 12:04 WIB

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU

Jumat, 7 November 2025 - 12:01 WIB

PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan

Kamis, 6 November 2025 - 11:35 WIB

PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:17 WIB

Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:57 WIB

Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan

Berita Terbaru