Rohim Sebut Perlunya Edukasi kepada Pelaku UMKM terkait Legalitas Produk Halal

- Jurnalis

Jumat, 22 Maret 2024 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota komisi III DPRD Kota Samarinda. Abdul Rohim

Anggota komisi III DPRD Kota Samarinda. Abdul Rohim

Infonusa.co, Samarinda – Masih adanya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang enggan mendapatkan pelabelan sertifikat halal guna menghindari bayaran pajak yang tinggi.

Persoalan tersebut di tanggapi oleh anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Rohim menjelaskan perlunya edukasi terhadap pelaku UMKM yang masih menghindari pembayaran pajak ketika mendapatan sertifikasi halal pada produknya.

“Pajak itu kan hanya diberlakukan pada usaha – usaha dengan omset tertentu. Jadi tidak semua pelaku UMKM itu yang berurusan dengan yang sifatnya legalitas itu kemudian konsekuensinya pada pajak, kan ini yang dikhawatirkan pajak,” jelas Rohim, Pada Rabu (20/03/2024).

Rohim menerangkan terkait kekhawatiran pelaku UMKM pada pajak dalam peraturan itu tidak semua di kenakan, sehingga persoalan ini hanya ada pada sosialisasi edukasi kepada para pelaku UMKM.

Lanjut dirinya menyampaikan dalam konsekuensi pembayaran pajak tersebut justru dapat memberikan keuntungan yang lebih besar kepada para pelaku UMKM.

“Mereka khawatir ngurus soal halal kemudian konsekuensinya ke pajak, padahal konsekuensinya itu enggak ada justru sebenarnya mereka kalau ngurus produk halal ini mereka akan bisa membuka potensi peluang pasar lebih besar,” ujarnya.

Akhir Rohim, dirinya berpesan terkait urusan-urusan legalitas seperti sertifikat halal ini justru seharusnya segera diupayakan oleh seluruh pelaku UMKM, apalagi saat ini Kalimantan Timur yang akan menjadi IKN (Ibu Kota Negara, red) nantinya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik
Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan
Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah
MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas
BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah
Dispar Kukar Seleksi Usulan Stimulus Ekonomi Kreatif Berdasarkan Kelayakan
Pemkab Kukar Minta Dukungan BNPB untuk Pemadaman Karhutla dari Udara
Pemkab Kukar Fasilitasi Pertunjukan Seni dan Budaya di Ruang Publik
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah

Berita Terbaru