Reza Harap Kemajuan Sektor Pertanian di Kaltim Berasal dari Petani Muda

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi. (ist)

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi. (ist)

Infonusa.co, Saamarinda – Di tengah tantangan pembangunan dan krisis pangan yang mengintai, Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Akhmed Reza Fachlevi, menyerukan semangat baru dari generasi muda. Dalam sebuah pernyataan penuh harapan, Reza sapaan akrabnya menggarisbawahi betapa pentingnya peran pemuda dalam menggerakkan roda sektor pertanian di Bumi Etam.

Menurutnya, sudah saatnya anak-anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut turun langsung ke lapangan, terlibat aktif membangun kemandirian pangan, serta menjadi garda depan dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

“Pertanian bukan hanya urusan petani tua, tapi juga masa depan kita bersama. Pemuda punya peran besar dalam mengembangkan sektor ini agar lebih modern dan berdaya saing,” kata Reza.

Dirinya menyampaikan bahwa Pemuda Tani Kaltim memiliki peran penting sebagai wadah strategis untuk menjaring, membina, dan mendorong lahirnya petani muda yang inovatif.

Bahkan, saat ini sudah ada sekitar 50 ribu petani milenial di Kaltim, sebuah angka yang menjadi modal besar untuk mengembangkan pertanian berbasis teknologi dan informasi, yang tentunya dapat membawa sektor ini ke level yang lebih maju dan efisien.

“Pemuda Tani harus mampu menjadi penghubung antara pemuda, teknologi, dan kebutuhan pertanian masa kini,” tuturnya.

Lebih lanjuta kata Reza menilai bahwa beberapa daerah di Kaltim, seperti Kutai Kartanegara, Paser, dan Berau, menjadi wilayah dengan populasi petani muda terbanyak di provinsi ini.

Jika potensi ini dioptimalkan dengan baik, menurutnya, hal itu akan menciptakan kekuatan baru dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Sebagai salah satu pengurus pusat Pemuda Tani Indonesia, Reza juga menekankan harapannya agar para petani milenial di Benua Etam tidak hanya terfokus pada aspek budidaya, tetapi juga mengembangkan sisi kewirausahaan pertanian.

Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi penghasil pangan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru yang lebih luas dalam sektor pertanian.

“Dengan pendekatan agribisnis yang terintegrasi, para petani muda dapat meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan memperluas akses pasar secara digital,” katanya.

Reza juga mendorong petani milenial untuk terus belajar dan beradaptasi dengan teknologi pertanian, seperti IoT, irigasi otomatis, dan manajemen berbasis data, guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

“Mereka harus jadi pionir inovasi. Kita tidak bisa mengandalkan metode lama untuk menjawab tantangan zaman,” pintanya.

Politisi Partai Gerindra ini berharap ke depannya akan muncul lebih banyak organisasi yang menjadi wadah bagi petani muda, sehingga dapat mencetak petani yang mandiri, profesional, dan mampu membuka lapangan kerja baru di sektor pertanian.

“Jadikan pertanian sebagai sektor yang menjanjikan dan membanggakan, bukan sekadar pilihan terakhir. Kaltim butuh energi muda untuk memastikan masa depan pangan yang kuat dan berkelanjutan,” tutup Reza Berharap. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru