Reza Fachlevi Desak Pemprov Kaltim Segera Jelasakan Mekanisme Program Umrah Gratis untuk Marbot Masjid

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BKPRMI Kaltim dan Merupakan Legislator Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi (ist)

Ketua BKPRMI Kaltim dan Merupakan Legislator Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Janji kampanye yang sempat menjadi harapan banyak pengurus masjid di Kalimantan Timur kini mulai ditagih realisasinya. Program umrah gratis bagi marbot masjid—yang dibungkus dalam inisiatif bertajuk “Gratispol”—telah resmi diluncurkan oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, pada 21 April 2025. Namun, hingga kini, kejelasan teknis pelaksanaan dan sosialisasi program tersebut dinilai masih minim.

Kondisi ini memicu respons dari Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kaltim. Mereka mendesak Pemerintah Provinsi untuk segera menjelaskan mekanisme, kuota, dan proses seleksi agar program ini tidak hanya menjadi janji manis, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para marbot—garda terdepan penjaga masjid yang selama ini bekerja dalam diam dan penuh pengabdian.

Akan tetapi, sampai saat ini, BKPRMI menilai masih terdapat kekurangan informasi teknis yang membuat masyarakat, terutama para marbot, belum mengetahui secara pasti bagaimana cara mengikuti dan mengakses program tersebut.

Ketua Umum DPW BKPRMI Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menyampaikan, program umrah gratis ini telah menjadi harapan besar bagi ribuan marbot masjid di seluruh Kalimantan Timur.

Reza menyebut, para marbot adalah garda terdepan yang selama ini merawat, menjaga, dan menghidupkan masjid, namun seringkali tidak mendapatkan penghargaan yang setimpal.

“Program Gratispol sangat ditunggu oleh masyarakat, khususnya para marbot yang mengabdi tanpa pamrih dalam diam. Mereka bekerja membersihkan, menjaga, dan merawat masjid siang dan malam. Sudah sepantasnya pemerintah memberi perhatian khusus. Tapi yang kami soroti, sampai hari ini belum banyak yang tahu bagaimana proses pendaftarannya, siapa yang menyeleksi, dan seperti apa tahapannya,” ujar Reza memperjelas.

Menurut Reza, transparansi dan kejelasan teknis menjadi kunci utama agar program ini tidak hanya menjadi janji manis atau acara simbolis belaka. Ia menegaskan bahwa sosialisasi harus menjangkau seluruh kabupaten/kota, termasuk ke daerah-daerah pelosok yang kerap tertinggal informasi.

BKPRMI sendiri, lanjut Reza, telah menyatakan dukungan penuh terhadap program ini sejak awal peluncurannya. Bahkan, mereka telah menjalin komunikasi dengan para pengurus masjid, takmir, dan remaja masjid di berbagai wilayah untuk mempersiapkan basis data marbot yang layak diusulkan.

Dirinya mengingatkan pemerintah untuk tidak melupakan kesejahteraan para pendidik agama, seperti guru ngaji, ustadz, ustadzah, dan para pengajar di Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPA).

“Kami dari BKPRMI terus memperjuangkan agar guru ngaji diberikan perhatian lebih oleh pemerintah. Beberapa kabupaten dan kota memang sudah memberikan insentif, namun masih belum merata dan nilainya juga sangat bervariasi. Kita ingin agar ada komitmen yang kuat dari Pemprov Kaltim untuk menyamakan standar penghargaan terhadap para pendidik agama ini,” tambah politisi muda tersebu

Lebih lanjut, Reza menyatakan BKPRMI siap berperan aktif dalam membantu menyukseskan program-program keagamaan Pemprov, asalkan program tersebut dijalankan dengan baik dan menyeluruh.

“Kami siap bersinergi, siap membantu dari sisi distribusi informasi dan pendataan. Tapi yang paling penting, kami ingin pemerintah juga serius menjalankan amanahnya terhadap umat. Jangan sampai kepercayaan masyarakat malah hilang karena program yang tidak berjalan sesuai harapan,” turupnya.
(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru