RDP Bahas Aduan Buruh, 4 Perusahaan Mangkir Tak Hadiri Undangan

- Jurnalis

Senin, 29 Mei 2023 - 01:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Katlim, Akhmed Reza Fachlevi. (Foto: infonusa.co/ARF)

Ketua Komisi IV DPRD Katlim, Akhmed Reza Fachlevi. (Foto: infonusa.co/ARF)

Infonusa, SAMARINDA – Gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim terima aduan dari Forum Perjuangan Buruh Kaltim terkait dengan kecelakaan kerja dan hak-hak buruh yang tak terpenuhi dibeberapa perusahaan.

Sangat disayangkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Rapat Gedung E Kantor DPRD Kaltim pada Senin (29/5/2023), 4 perusahaan yang diundang tak nampak hadir.

Sebagai informasi, 4 perusahaan tersebut antara lain PT Pulau Baru Mandiri, PT Inti Bogo Mandiri, PT SLJ Sumalindo dan PT Hanusenta Karet. Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi mengatakan akan ada agenda pertemuan lanjutan karena pihak perusahaan tidak memenuhi panggilan tersebut.

Reza berharap keluhan dari buruh seperti ini tidak terjadi pada seluruh perusahaan yang beroperasi di Kaltim, maka dari itu pihaknya juga akan meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersangkutan untuk turut ke lapangan melakukan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang ada, terlebih berbicara mengenai hak yang berkaitan dengan kesejahteraan para buruh sudah seharusnya perlu diperjuangkan.

“Kami akan memanggil perusahaan lagi nanti. Kami juga minta Disnakertrans Kaltim akan segera mengecek perusahaan mana saja yang taat dengan aturan dan tidak,” tutupnya. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Banyak Kios Mangkrak, Ketua DPRD Desak Pemkot Samarinda Tertibkan Pemilik Lapak di Pasar Pagi ​
Atasi Kekerasan Seksual, Sri Puji Astuti Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Berat
Utang Pemkot Samarinda Mencapai Rp671 Miliar, DPRD Minta Kejelasan Pelunasan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:13 WIB

6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi

Berita Terbaru