Proyek Median Jalan Disorot DPRD Kaltim, Afif Pertanyakan Kualitas dan Perencanaan Pekerjaan

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun

Anggota DPRD Kaltim, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun

Infonusa.co, Samarinda – Pekerjaan median jalan yang seharusnya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan lalu lintas justru memunculkan persoalan baru di Kota Samarinda. Sejumlah titik proyek terlihat belum tertata dengan baik, memicu kekhawatiran pengguna jalan terhadap aspek keamanan dan kualitas pengerjaan.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, menilai pelaksanaan proyek median jalan, khususnya di kawasan Jalan Pahlawan, menunjukkan lemahnya perencanaan dan pengawasan di lapangan. Ia menyebut pekerjaan yang dilakukan kontraktor tidak mencerminkan standar profesional yang seharusnya diterapkan.

“Pekerjaan seperti ini mestinya bisa lebih rapi dan terukur. Jangan terkesan asal bongkar,” ujar Afif.

Menurutnya, pembongkaran median dilakukan tanpa persiapan material pengganti yang matang. Kondisi tersebut membuat area proyek tampak berantakan dan berpotensi membahayakan pengendara, terutama pada jam-jam padat lalu lintas.

Afif juga menyoroti risiko lanjutan jika pengerjaan tidak segera dibenahi. Saat hujan turun, material tanah yang terbuka dikhawatirkan akan hanyut dan memperburuk kondisi jalan, bahkan memicu genangan.

“Kalau hujan, tanahnya bisa terbawa air. Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga keselamatan,” jelasnya.

Ia menegaskan kontraktor pelaksana harus segera mengevaluasi metode kerja dan menerapkan mitigasi risiko secara serius. Dengan nilai proyek yang mencapai sekitar Rp5 miliar, Afif menilai sudah semestinya pekerjaan dilakukan dengan perencanaan yang matang dan tanggung jawab penuh.

DPRD Kaltim, lanjut Afif, mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut agar ke depan pembangunan infrastruktur jalan di Samarinda tidak hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga memperhatikan kualitas, keamanan, dan kenyamanan masyarakat.

“Proyek publik harus memberi manfaat, bukan justru menimbulkan masalah baru,” pungkasnya. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB