Prostitusi di Sekitar IKN Picu Kekhawatiran, Baharuddin Muin Desak Pengawasan Kolektif

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Baharuddin Muin.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Baharuddin Muin.

Infonusa.co, Samarinda – Isu praktik prostitusi yang mencuat di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi sorotan anggota DPRD Kalimantan Timur. Anggota Komisi III, Baharuddin Muin, menilai aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan persoalan sosial serius bila tidak segera dicegah.

Menurutnya, pembangunan IKN sebagai proyek strategis nasional seharusnya steril dari kegiatan yang merusak moral masyarakat. Ia mengingatkan, bila dibiarkan berlarut-larut, dampaknya akan sulit dikendalikan di kemudian hari.

Kekhawatiran itu muncul setelah Satpol PP Penajam Paser Utara (PPU) mengamankan dua perempuan yang diduga terlibat dalam praktik prostitusi di sekitar area pembangunan. Baharuddin menilai kasus tersebut bisa menjadi tanda awal adanya pola terorganisir.

“Kalau hanya individu, masih mudah dipantau. Tetapi kalau sudah berbentuk jaringan, ini bahaya karena menunjukkan adanya sistem yang berjalan rapi,” ujarnya.

Baharuddin menekankan perlunya keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya Satpol PP, tetapi juga perangkat desa, RT/RW, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar. Menurutnya, pengawasan bersama akan membuat pencegahan lebih efektif.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa generasi muda di wilayah sekitar IKN bisa terdampak langsung dari lingkungan yang tidak sehat. Ia menegaskan, perlindungan anak-anak harus menjadi perhatian utama.

Dewan yang juga anggota Banggar DPRD Kaltim, Baharuddin menyatakan komitmennya untuk mendorong upaya pencegahan masalah sosial di kawasan penyangga IKN melalui kebijakan maupun dukungan anggaran.

“Kita ingin IKN berdiri tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga bersih dari persoalan sosial,” tutupnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru