Praktik Lama Kembali Muncul, DPRD Kaltim Minta Penertiban Total Lokasi Dugaan Prostitusi di Samarinda

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi.

Infonusa.co, Samarinda – Upaya penertiban penyakit masyarakat yang dilakukan pemerintah justru membuka kembali fakta lama yang semestinya telah selesai. Sejumlah operasi Satpol PP di Samarinda mengindikasikan masih beroperasinya praktik prostitusi terselubung dan kafe remang-remang di beberapa kawasan kota.

Temuan di wilayah Jalan Kapten Sudjono, Sambutan, hingga kawasan Solong di Jalan Gerilya memunculkan kekhawatiran bahwa aktivitas ilegal tersebut kembali hidup di bekas lokasi yang sebelumnya telah ditutup secara permanen.

Menanggapi kondisi itu, Anggota Komisi III DPRD Kaltim dari daerah pemilihan Samarinda, Subandi, menyampaikan sikap tegas agar pemerintah daerah tidak setengah-setengah dalam melakukan penindakan.

“Kalau sudah jelas dilarang, maka tidak boleh ada kompromi. Aktivitas ilegal seperti ini harus ditutup secara menyeluruh,” tegasnya.

Subandi mengingatkan bahwa kawasan-kawasan yang kini kembali disorot tersebut pernah menjadi lokalisasi resmi, namun telah ditutup total oleh pemerintah pusat melalui kebijakan Menteri Sosial saat itu, Khofifah Indar Parawansa. Oleh karena itu, menurutnya, tidak ada alasan pembenaran bagi munculnya kembali praktik serupa, baik secara terbuka maupun berkedok usaha hiburan.

“Kebijakan penutupannya bersifat permanen. Artinya, tidak boleh ada aktivitas turunan dalam bentuk apa pun,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dampak sosial yang lebih luas, terutama terhadap lingkungan sekitar. Keberadaan dugaan praktik prostitusi dinilai berpotensi merusak ketertiban umum dan memberi pengaruh buruk bagi anak-anak serta pelajar yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.

“Lingkungannya padat penduduk dan dekat dengan jalur sekolah. Ini sangat rawan dan tidak bisa dibiarkan,” tambah Subandi.

DPRD Kaltim, lanjutnya, mendorong agar Pemkot Samarinda tidak hanya mengandalkan razia sesaat, tetapi juga memastikan adanya pengawasan berkelanjutan serta penanganan akar persoalan sosial di lapangan.

Menurutnya, tanpa langkah tegas dan konsisten, praktik serupa akan terus berulang dan hanya berpindah tempat.

“Kami berharap pemerintah daerah bergerak cepat dan serius. Jangan sampai ini berlarut-larut dan menjadi masalah sosial yang lebih besar,” pungkasnya. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru