Pihak Hotel Terdampak Efisiensi Anggaran, Fuad Sebut Akan Maksimalkan Hotel Lokal

- Jurnalis

Kamis, 10 April 2025 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin 

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin 

Infonusa.co, Samarinda – Kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah mulai dirasakan dampaknya oleh sejumlah pihak, termasuk pelaku usaha perhotelan. Salah satu dampak paling nyata adalah berkurangnya kegiatan-kegiatan pemerintahan maupun dinas yang biasanya dilaksanakan di hotel.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Fuad Fakhruddin, menanggapi hal ini dengan mengatakan bahwa efisiensi anggaran bukanlah hal yang tiba-tiba muncul, melainkan telah diatur dalam Peraturan Presiden.

“Efisiensi ini sudah dituangkan dalam peraturan presiden, jadi suka tidak suka kita harus hadapi. Kita juga sudah pernah melalui situasi sulit seperti pandemi Covid-19. Tapi memang, masyarakat masih belum sepenuhnya memahami konteksnya,” jelas Fuad.

Lebih lanjut, Dirinya menyoroti adanya isu yang berkembang di masyarakat mengenai pemangkasan anggaran pendidikan, termasuk beasiswa dan program KIP-K. Fuad menegaskan bahwa hal tersebut tidak berdampak langsung terhadap hak masyarakat atas pendidikan.

“Itu yang perlu kita luruskan. Beasiswa dan program pendidikan seperti KIP-K tetap berjalan, tidak terdampak oleh kebijakan efisiensi. Penting bagi kita untuk memberikan pemahaman ini kepada masyarakat agar tidak terjadi disinformasi,” tambahnya.

Meski demikian, Fuad tetap optimistis sektor perhotelan masih bisa bertahan dengan pemasukan dari kegiatan lain di luar pemerintah. Menurutnya, kegiatan lokal atau internal tetap bisa digelar di hotel dalam daerah, tanpa harus keluar kota.

“Seperti di DPRD Kaltim, jika ada agenda internal atau kegiatan lokal, kami tetap bisa menggunakan fasilitas hotel di daerah. Ini justru menjaga perputaran ekonomi lokal dan mengurangi biaya,” tutup Fuad. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB