Pertanyakan Progres Terowongan Gunung Manggah, Komisi III DPRD Samarinda Belum Nerima Kajian Teknis

- Jurnalis

Senin, 16 Januari 2023 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani. (Istimewa)

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani. (Istimewa)

infonusa.co, Samarinda – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda melakukan evaluasi terhadap kinerja tahun 2022 dan rencana kegiatan tahun 2023 bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Samarinda

Dalam kesempatan ini, Komisi III DPRD Samarinda meminta hasil kajian geologi mega proyek terowongan yang berada di Gunung Manggah. Pasalnya hingga saat ini hasil kajian tersebut belum diterima oleh Dewan.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani mempertanyakan hasil kajian tersebut, karena berdasarkan Perda Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) kawasan Selili merupakan kawasan yang rawan bencana.

“Kami meminta berkas hasil kajian teknis, apakah gunung itu bisa digali apa tidak, karena anggaran yang digunakan ini tidak sedikit,” ujarnya saat usai rapat, Senin (16/1/2023).

Selain itu, ia juga mempertanyakan konsep pembangunan yang menggunakan sistem Multi Years Contract (MYC) dengan masa waktu 18 bulan. Mengingat masa periode Wali Kota dan Wakil Wali Kota berakhir hingga tahun 2024.

“Inikan MYC ya, tidak boleh dilanjutkan setelah tahun 2024, artinya Pemkot harus menyelesaikan dengan kurun waktu 18 bulan, apakah mungkin? Terus bagaimana konstruksinya?,” tanya dia.

Kekhawatiran bagi pihaknya saat ini adalah anggaran yang sudah disepakati sekitar 411 Miliar ternyata bisa membengkak karena apabila tim teknis mengalami kesulitan dan membutuhkan teknologi yang diluar perencanaan.

“Lebih baik sampaikan kepada kami, apabila terdapat kendala-kendala, karena sudah cukup lama masyarakat menanyakan proyek tersebut, jadi apa tidak? maka dari itu kami memanggil untuk menanyakan progres pembangunan itu,” ungkapnya.

Untuk memastikan bagaimana progres dari terowongan itu, pihaknya di Komisi III DPRD Samarinda berupaya untuk kembali memanggil Dinas PUPR pada hari Rabu 17 Januari 2023 mendatang. (HN/ADV/EKO)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru