Perpindahan TPA Wilayah Sambutan, Samri : Harus Segera Direncanakan

- Jurnalis

Jumat, 15 Maret 2024 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (Ikhsan/Infonusa.co)

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Samri soroti perpindahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sambutan. Menurutnya, perpindahan TPA Sambutan harus segera direncanakan. Pasalnya TPA di kawasan tersebut belum mampu menampung semua sampah di Samarinda.

Samri mengungkapkan, terkait daya tampung TPA tersebut tidak bisa berkelanjutan dan diprediksi hanya bertahan lima tahun. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harus memikirkan untuk pembukaan TPA baru.

“Kemarin kepala dinas sebelumnya bu Yama mengatakan fasilitas disana itu belum mampu menampung itu, bahkan diprediksi hanya sekitar lima tahun saja disana. Setelah itu cari lahan baru? Ini kan namanya main-main,” ujar Samri, pada Kamis (14/03/2024).

Dirinya juga mengatakan bahwa kondisi TPA sambutan itu terhalang oleh gunung. Sehingga jika dilanjutkan mungkin harus memotong gunung tersebut agar daya tampungnya bisa lebih besar.

Lanjut Samri, saat ini Pemerintah Kota sudah mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk pembuatan TPA Sambutan. Disamping itu akses jalan menuju TPA tersebut juga harus dipikirkan.

“Makanya itu yang jadi pertanyaan kemarin, karena biaya pembuatan TPA itu besar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Samri harap TPA dapat diperbesar sehingga permasalahan sampah di Samarinda dapat terselesaikan. Sebab, daerah Sambutan adalah tempat yang memiliki potensi. Dari segi jarak dan lokasi tersebut bisa efisien jika berjauhan dari pemukiman warga. Sehingga sangat memadai jika diperluas.

“Dan sebenarnya kita harapkan TPA bisa sampai 50 sampai 100 tahun kedepan. Sebenarnya kan lahan kita ini luas ya banyak daerah di Sambutan itu masih hutan dan jauh dari penduduk,” tutupnya (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik
Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan
Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah
MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas
BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah
Dispar Kukar Seleksi Usulan Stimulus Ekonomi Kreatif Berdasarkan Kelayakan
Pemkab Kukar Minta Dukungan BNPB untuk Pemadaman Karhutla dari Udara
Pemkab Kukar Fasilitasi Pertunjukan Seni dan Budaya di Ruang Publik
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah

Berita Terbaru