Perlunya Sertifikasi Produk Halal bagi Semua Pelaku UMKM Kota Samarinda

- Jurnalis

Jumat, 22 Maret 2024 - 23:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim (Ikhsan/Infonusa.co)

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia agar pelaku usaha dapat memperoleh kepastian dan keadilan usaha.

Melihat akan hal tersebut Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Abdul Rohim menilai sepatutnya seluruh UMKM yang ada harus memiliki sertifikasi halal.

“Undang – undang ini kan mencakup semua pelaku UMKM tadi kalau kita dengarkan ada dua kelompok jadi ada kelompok makanan risiko rendah itu cukup dengan pernyataan halal. Kemudian kelompok produk risiko tinggi ini yang harus menerbitkan sertifikat halal” jelas Rohim pada Rabu (20/03/2024).

Lanjut dirinya membeberkan UMKM yang memiliki risiko rendah mendapatkan bantuan dari Kementerian namun ada kuota yang diberikan, jadi ketika kuota tersebut penuh kemungkinan akan dilakukan pembayaran.

“Jadi kalau yang risiko rendah tadi sementara ini ada intensif dari Kementerian sehingga ini gratis, cuma nanti kalau kuotanya sudah habis apa nanti yang akan dilakukan apakah mereka harus membayar?” ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya juga menegaskan peran adanya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ini bertujuan untuk mengakomodir para pelaku UMKM sehingga mendapatkan sertifikasi produk halal dan higienis.

“Maka intruksi Pemerintah yang memberikan subsidi untuk pemberian pernyataan halal untuk yang risiko rendah tadi, begitu pun risiko tinggi,” ungkapnya.

Akhir Rohim, saat ini sudah ada dua ratus pelaku UMKM yang sedang mengikuti proses penertiban sertifikat halal tersebut. Guna mendapatkan legalitas produknya dalam hal kehalalan nya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik
Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan
Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah
MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas
BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah
Dispar Kukar Seleksi Usulan Stimulus Ekonomi Kreatif Berdasarkan Kelayakan
Pemkab Kukar Minta Dukungan BNPB untuk Pemadaman Karhutla dari Udara
Pemkab Kukar Fasilitasi Pertunjukan Seni dan Budaya di Ruang Publik
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah

Berita Terbaru