Perlunya Intensif untuk Pendamping Sertifikasi Prorduk Halal

- Jurnalis

Jumat, 22 Maret 2024 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim (Ikhsan/infonusa.co)

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim (Ikhsan/infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Bagi para pelaku Usaha Miko Kecil dan Menengah (UMKM) membutuhkan yang namanya pendamping dalam proses sertifikasi produk halal tersebut.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Rohim menuturkan untuk para pendamping sertifikasi produk halal ini memang perlu pendamping sebab jika ada satu komponen yang tidak halal, maka tidak bisa mendapatkan sertifikasi produk halal.

“Jadi ini memang agak ribet ternyata memang banyak hal ya, jadi jika ada satu komponen saja yang tidak halal, tidak akan  terbit sertifikat halalnya itu,” jelasnya, pada Rabu (20/03/2024).

Lanjut Rohim, dirinya menyebut saat ini sudah ada beberapa pendamping yang dipersiapkan dan hal tersebut tidak boleh keluar dari wewenang sesuai undang-undang dan inilah yang menjadi catatan Pemerintah Kota.

“Jadi di undang – undang itu sudah di atur tadi ada beberapa termasuk di beberapa perguruan tinggi,” ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan ada keluhan terkait pendamping halal tersebut yaitu persoalan intensif karena hal tersebut akan semakin masif ketika pendamping halal juga masif.

Rohim juga harap dalam perencanaan ini pada tahun 2024 Samarinda sudah termasuk menjadi kota yang siap dalam produk – produk halal tersebut.

“Maka mulai sekarang mestinya sudah masif dilakukan dan salah satu caranya adalah melalui kerja – kerja teman – teman pendamping halal tadi itu,” ujarnya.

Akhir, Rohim mempertegas untuk melihat keluhan dari para pendamping sehingga hal tersebut perlu di masukkan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait dengan intensif buat para pelaku pendamping halal. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik
Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan
Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah
MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas
BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah
Dispar Kukar Seleksi Usulan Stimulus Ekonomi Kreatif Berdasarkan Kelayakan
Pemkab Kukar Minta Dukungan BNPB untuk Pemadaman Karhutla dari Udara
Pemkab Kukar Fasilitasi Pertunjukan Seni dan Budaya di Ruang Publik
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah

Berita Terbaru