Penurunan DBH, Picu APBD Kaltim, Hamas Sebut Pengelolaan Anggaran Harus Bijak

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud (ist)

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Bayang-bayang penurunan anggaran mulai membayangi Provinsi Kalimantan Timur. Untuk tahun 2026, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim diperkirakan mengalami penyusutan signifikan, dari semula Rp20 triliun menjadi Rp18 triliun. Penurunan ini dipicu oleh berkurangnya Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima dari pemerintah pusat, komponen vital dalam struktur keuangan daerah.

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, tak menutupi kekhawatirannya. Ia menegaskan bahwa situasi ini harus direspons dengan kebijakan anggaran yang cermat dan efisien.

“Kita harus benar-benar bijak mengelola sumber daya yang tersisa. Fokusnya adalah bagaimana pembangunan tetap berjalan dan kesejahteraan masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.

Di tengah keterbatasan ini, Kaltim dihadapkan pada tantangan besar yakni menjaga ritme pembangunan tanpa kehilangan arah menuju masa depan yang berkelanjutan.

“Yang jadi masalah itu berkaitan dengan penurunan APBD 2026. Gubernur menyampaikan dana bagi hasil menurun, dari Rp20 triliun menjadi Rp18 triliun. Ini cukup signifikan,” ucapnya selepas Musrenbang penyusunan RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2025, Senin (5/5/2025).

Meski APBD Kaltim diproyeksikan sebesar Rp18 triliun, Hamas sapaannya mengatakan dana tersebut tidak sepenuhnya dikelola oleh Pemerintah Provinsi. Sebagian besar anggaran itu akan dialokasikan ke 10 kabupaten dan kota di Kaltim, yang berarti ruang fiskal provinsi akan semakin sempit dan terbatas.

“Yang Rp18 triliun itu tidak dimiliki seluruhnya oleh APBD provinsi, karena terbagi lagi untuk 10 kabupaten/kota di Kaltim,” bebernya.

Dalam menghadapi kondisi ini, politisi dari Partai Golkar itu menekankan pentingnya langkah efisiensi untuk memastikan program-program strategis tetap berjalan. Salah satu langkah konkret yang dia contohkan adalah dengan memusatkan pelaksanaan Musrenbang di kantor Gubernur, guna mengurangi anggaran operasional dan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada.

“Makanya setiap ada kegiatan kita upayakan efisiensi seperti hari ini. Biasanya Musrenbang diadakan di luar, sekarang dilaksanakan di kantor Gubernur,” pungkasnya dengan sedikit memberikan perbandingan (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pemkab Kukar

Damkarmatan Kukar Sarankan APAR Minimal 6 Kilogram di Rumah Warga

Minggu, 18 Okt 2026 - 00:06 WIB

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Safari Subuh Kukar Buka Ruang Sinergi Masjid dan Program Pemerintah

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:57 WIB