Pengelolaan Sampah Menjadi Permasalahan, Samri : DLH Harus Lebih Kreatif

- Jurnalis

Jumat, 15 Maret 2024 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (Ikhsan/Infonusa.co)

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra sebut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda harus lebih kreatif lagi dalam upaya pengelolaan sampah di Kota Samarinda.

Samri menjelaskan terkait pengelolaan sampah di Samarinda yang semakin menjadi masalah. Menurutnya selalu ada masalah yang terulang dalam pengelolaan sampah ini seperti anggaran dan kurangnya kreativitas Pemerintah Kota dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup.

“Terkait upaya pengelolaan sampah itu selalu ada masalah klasik seperti anggaran. Dan sebenarnya kalau kita bisa berpikir kreatif anggaran itu tidak selalu menjadi masalah walaupun tidak 100% memotong anggaran,” ujar Samri pada Kamis (14/03/2024).

Dirinya juga mengungkapkan DLH butuh inovasi baru terkait hal tersebut. Sebab solusi seperti bank sampah itu belum maksimal di jalankan dan kurangnya dorongan kepada masyarakat untuk memilah sampah dari rumah.

“Sebenarnya ini ada potensi hal itu bisa kita lakukan, dan itu bisa kita lakukan dari rumah. Bagaimana pemerintah mendorong hal itu. Dirumah Masyarakat sudah memilah milah mana sampah kering mana sampah basah,” jelasnya.

Lanjutnya, Samri harap dalam pengelolaan sampah di Samarinda dapat dilakukan dengan baik. Bagaimana sampah itu dapat bernilai ekonomis seperi sampah organik yang dapat menjadi pupuk kompos jika diolah dengan baik serta sampah plastik dapat dikumpulkan dan dijual.

“Bagaimana sampah itu bisa menjadi nilai ekonomis. Sebenarnya dari leader lagi ada ngak pemikiran kesana. Kalau kita hanya berpikir Samarinda itu bersih, sampah itu di angkut ya ga bakal berkurang sampah itu,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik
Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan
Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah
MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas
BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah
Dispar Kukar Seleksi Usulan Stimulus Ekonomi Kreatif Berdasarkan Kelayakan
Pemkab Kukar Minta Dukungan BNPB untuk Pemadaman Karhutla dari Udara
Pemkab Kukar Fasilitasi Pertunjukan Seni dan Budaya di Ruang Publik
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah

Berita Terbaru