Pemkot Samarinda Giatkan Normalisasi SKM, Markaca Dukung Langkah Strategis untuk Kebersihan Sungai

- Jurnalis

Selasa, 10 Oktober 2023 - 04:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca (foto: infonusa.co)

Foto: Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca (foto: infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda terus menjalankan program normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM) dengan giat melakukan pembongkaran pemukiman di segmen Jalan Tarmidi, Kelurahan Sungai Pinang Luar (SPL), Kecamatan Samarinda Kota.

Tindakan ini mendapatkan apresiasi dari Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca, yang menyatakan bahwa normalisasi yang dilakukan oleh Pemkot Samarinda bukan tanpa alasan. Markaca menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga kebersihan Kota Tepian sekaligus mengembalikan fungsi sungai yang vital bagi lingkungan.

Dalam pandangannya, normalisasi SKM adalah langkah strategis untuk memulihkan kesehatan sungai dan menjaga ekosistemnya. Pembongkaran pemukiman di lokasi tertentu menjadi bagian dari upaya tersebut. Pemkot Samarinda berkomitmen untuk menciptakan keseimbangan antara pembangunan perkotaan dan pelestarian lingkungan, dengan sungai sebagai fokus utama.

“Menurut saya ini bukan penggusuran, tapi penertiban karena dari awal sudah ada pemberitahuan dan aturannya jelas,” jelas Markaca Rabu, (10/10/2023).

Terkait kerugian warga pemilik rumah di kawasan tersebut, Markaca menyebut jika Pemkot Samarinda pasti akan memberikan dana ganti rugi kepada puluhan warga terdampak.

“Kalau tidak salah tetap ada dana kerahiman, yang punya sertifikat rumah pasti diganti. Kerjasamanya masyarakat, tidak mungkin pemerintah mengusir begitu saja,” jelasnya.

Dengan normalisasi SKM, Markaca berharap genangan air di wilayah Jalan Dr Soetomo, Jalan S Parman, hingga Jalan Gatot Subroto dapat terminimalisir ketika hujan turun.

“Tapi yang paling penting dan mendasar adalah bagaimana SKM ini airnya tidak meluap lagi, karena Wali Kota Samarinda juga menangani dengan sangat serius. Ini karena SKM adalah muaranya,” tegasnya.

Sehingga ia berharap, masyarakat dapat memaklumi apa yang telah dikerjakan pemerintah saat ini, demi tata keindahan kota dan juga kebaikan bersama agar fungsi sungai kembali seperti pada semula.

“Itu kan jalur hijau dan aturan hukumnya jelas, saya harap kerjasama masyarakat dengan pemerintah. Kita dapat bayangan nantinya kawasan itu akan bagus tertata,” tutupnya.

Berita Terkait

Deni Desak Evaluasi Sistem Drainase dan Kolam Retensi di Perumahan Bukit Mediterania
Sebut Adanya Ketimpangan Dana Pendidikan, Wilayah Pinggiran Dinilai Anhar Kurang Jadi Prioritas
Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah
Novan Sebut Minimnya Ambulans Puskesmas, Minta Pemkot Susun Sistem Layanan Darurat yang Terpadu
DPRD Samarinda Soroti Pendekatan Proyek dalam Penataan Kawasan Kumuh: “Warga Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”
Sekolah Rakyat Hadir di Samarinda, DPRD Apresiasi Langkah Progresif untuk Pendidikan Inklusif
DPRD Samarinda Ingatkan Pengembangan Sekolah Unggulan di Loa Bakung Tidak Timblkan Batas Sosial
DPRD Samarinda Soroti Tambahan Anggaran Terowongan Selili, Temukan Longsor Tak Terdeteksi Studi Awal
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:07 WIB

Deni Desak Evaluasi Sistem Drainase dan Kolam Retensi di Perumahan Bukit Mediterania

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:04 WIB

Sebut Adanya Ketimpangan Dana Pendidikan, Wilayah Pinggiran Dinilai Anhar Kurang Jadi Prioritas

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:56 WIB

Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah

Kamis, 24 Juli 2025 - 16:59 WIB

Novan Sebut Minimnya Ambulans Puskesmas, Minta Pemkot Susun Sistem Layanan Darurat yang Terpadu

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:53 WIB

DPRD Samarinda Soroti Pendekatan Proyek dalam Penataan Kawasan Kumuh: “Warga Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”

Berita Terbaru