Infonusa.co, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husain menyoroti tingkat kemiskinan yang ada di Kota Samarinda saat ini, yang dimana angka tersebut belum sepenuhnya hilang.
Sani menyampaikan terkait ketidakmungkinan dalam menghilangkan sepenuhnya kemiskinan tersebut, namun dirinya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang telah berupaya semaksimal mungkin dalam mengurangi angka kemiskinan yang terjadi saat ini.
“Upaya ini tidak hanya bergantung pada tingkat lokal saja, melainkan juga terkait dengan kebijakan nasional dan provinsi,” ujar Sani, pada Jumat (01/3/2024).
Lanjutnya, pembukaan lapangan kerja tanpa persyaratan sulit, dapat menjadi solusi untuk mengurangi kemiskinan ekstrem saat ini. Dirinya menyatakan optimis terkait kemungkinan mengurangi kemiskinan ekstrem, sebagai catatan bahwa lapangan pekerjaan yang sulit menjadi penyebab utama masalah tersebut.
“Komisi IV DPRD Samarinda telah berdiskusi dengan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Samarinda untuk mendiskusikan program yang dapat mengarah ke penurunan kemiskinan ekstrem,” ucapnya.
Lebih lanjut, sambung Sani, pentingnya sinkronisasi data antara lapangan dan pusat, terutama terkait kemiskinan ekstrem yang perlu diteliti dengan lebih cermat.
“Individu yang malas bekerja, terlibat dalam kegiatan kriminal, atau terlibat dalam penyalahgunaan narkotika tidak seharusnya termasuk dalam kategori miskin yang membutuhkan bantuan,” tutupnya (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)









