Pemblokiran QR Code Pertalite Buat Efek Jera Pelaku Parkir Liar

- Jurnalis

Selasa, 26 Maret 2024 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (Ikhsan/Infonusa.co)

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda melakukan pemblokiran QR (Quick Response) code pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite, bagi pemilik kendaraan yang melakukan parkir liar di samping Masjid Islamic Center yang bertepatan di Jalan KH. Fakhruddin (eks Jl Anggi).

Melihat persoalan tersebut, Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kota Samarinda, Samri Shaputra menilai pemilik mobil yang parkir di Jalan Anggi itu bukan parkir liar, karena pemilik mobil memiliki rumah di dalam gang yang tidak memiliki parkiran.

“Jadi ini susah kalau yang di jalan Anggi itu bukan parkir liar itu, tapi memang orang memarkirkan yang rumahnya memang sekitar situ yang rumahnya dalam-dalam gang itu,” ungkap Samri pada Selasa (26/3/2024).

Lanjut, dirinya menyarankan ketika membeli kendaraan dipikirkan terlebih dahulu untuk disimpan dimana jangan sampai menganggu pengguna jalan masyarakat lain.

“Ketika mau membeli kendaraan yang dipikirkan dulu dimana mobil ini mau di simpan nanti, jangan kemudian membeli kendaraan lalu menjadi masalah bagi orang lain. Jalan Anggi itu kan jalan umum, ya kan itu hak pengguna semua jalan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Samri menegaskan pemblokiran pembelian pertalite bagi parkir liar itu keliru namun di sisi lain bisa membuat efek jera pada masyarakat.

“Dishub memutus pertalite untuk yang parkir disitu itu keliru juga kalau melakukan seperti itu tapi memang perlu juga sih dilakukan efek jera supaya masyarakat yang mendapatkan teguran betul-betul menghormati teguran itu,” ujarnya.

Akhir, dirinya mengatakan kondisi perekonomian masyarakat sudah meningkat sehingga masyarakat yang dulu tinggal di dalam gang dan tidak memiliki parkiran sekarang sudah punya kendaraan namun menimbulkan kendala terkait tempat parkir. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru