Pemangkasan Dana Bagi Hasil, Hamas Upayakan Peran APPSI dan Koordinasi Lintas Partai

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas'ud

Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas'ud

Infonusa.co, Samarinda – Masyrakat adat terus menggaungkan terkait revisi pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH). Melihat hal itu, Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud membeberkan terkait hasil yang telah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu

“Kemarin DBH dari masyarakat adat itu kalau enggak salah, kebetulan saya enggak ikut itu karena sedang di luar kota. Hasilnya saya belum tahu juga,” ujarnya.

Meski tidak sempat mengikuti RDP tersebut, Hasanuddin akan terus memperjuangkan revisi terhadap pemangakasan DBH Kaltim.

Dirinya membeberkan beberapa cara akan dilakukan seperti koordinasi lintas partai dan juga mengoptimalkan peran Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).

“Yang jelas mereka memperjuangkan DBH supaya tidak ada pemotongan,” tuturnya.

Lanjut Hasanuddin, kebijakan pemotongan DBH dirasakan seluruh daerah di Indonesia bukan hanya Kaltim sehingga mempertahankan DBH yang ada sebelumnya bukanlah hal yang sederhana.

“Tapi menurut pendapat saya pribadi, agak susah karena DBH itu kan nasional. Bukan hanya Kaltim,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, pucuk pimpinan legislator Karang Paci tersebut juga mengungkapkan kondisi fiskal daerah yang berat akibat dana transfer yang turun hingga 71 persen dari Pemerintah Pusat.

Adanya penurunan dana transfer ini membuat pemerintah harus menghitung kembali kemampuan anggaran belanja daerah.

Diakhir, Hams optimis akan mengupayakan semua kepentingan yang diinginkan masyarakat adat

terkait revisi pemangakasan DBH Kaltim dan melibatkan seluruh elemen untuk menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak hak yang seharusnya diterima. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru