Pansus LKPJ Kaltim Sidak Proses Pembangunan SMK N 3 PPU

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pansus LKPJ Kaltim Sidak Proses Pembangunan SMK N 3 PPU

Pansus LKPJ Kaltim Sidak Proses Pembangunan SMK N 3 PPU

Infonusa.co, Samarinda – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kalimantan Timur terus mengintensifkan fungsi pengawasannya terhadap realisasi program pembangunan tahun anggaran 2024. Pada Kamis (8/5/2025), tim Pansus melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah proyek infrastruktur pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Paser.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Agus Suwandi, bersama sejumlah anggota. Mereka meninjau progres pembangunan di SMK Negeri 3 PPU, kampus Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) di Tanah Grogot, serta SMK Negeri 3 Tanah Grogot. Dari hasil tinjauan, ditemukan sejumlah catatan penting terkait keterlambatan pengerjaan, ketidaksesuaian spesifikasi, serta lemahnya pengawasan teknis dari pihak pelaksana proyek.

Pansus menegaskan akan menyampaikan temuan ini secara detail dalam laporan akhir, sekaligus mendorong perbaikan sistem pengawasan agar anggaran pendidikan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan mutu layanan pendidikan di Kaltim.

“Masih ada bagian bangunan yang belum rampung, dan fasilitas penunjang seperti akses jalan dan drainase belum memadai. Ini tentu menjadi perhatian serius karena berpengaruh langsung terhadap kenyamanan dan keselamatan peserta didik,” ujar Agus Suwandi.

Dirinya menekankan, sektor pendidikan merupakan prioritas utama dalam pembangunan daerah, sehingga pengawasan harus dilakukan secara ketat dan menyeluruh. Menurutnya, infrastruktur pendidikan yang layak merupakan fondasi penting bagi peningkatan kualitas SDM di Kalimantan Timur.

Tak hanya meninjau, Pansus juga menggelar dialog terbuka dengan pelaksana proyek dan perwakilan sekolah. Beberapa kendala yang mencuat antara lain keterlambatan pengiriman material, cuaca ekstrem, hingga kebutuhan anggaran tambahan untuk penyesuaian desain teknis.

“Kami ingin memastikan seluruh proyek pendidikan ini dapat selesai secara optimal pada tahun 2026. Karena itu, segala kekurangan harus segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait,” tegas Agus.

Hasil kunjungan ini akan menjadi bahan laporan evaluatif Pansus kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Rekomendasi yang disusun nantinya diharapkan bisa menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan anggaran dan perencanaan pembangunan pada tahun anggaran berikutnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru