Pansus LKPJ Evaluasi Dinkes Kaltim dan RSUD, Koordinasi dan Nakes Jadi Pembahasan Penting

- Jurnalis

Kamis, 13 April 2023 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pansus LKPJ Gubernur Kaltim Tahun 2022, Sutomo Jabir (Foto : infonusa.co/ARF)

Ketua Pansus LKPJ Gubernur Kaltim Tahun 2022, Sutomo Jabir (Foto : infonusa.co/ARF)

Infonusa.co, Samarinda – Panitia Khusus (Pansus) pembahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2022 melakukan evaluasi terkait kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Benua Etam.

Ketua Pansus LKPJ Gubernur Kaltim, Sutomo Jabir menilai, pihaknya telah mengundang masing-masing lembaga untuk menilai hasil kerja Pemprov Kaltim dalam LKPJ Gubernur. Dari pembahasan ditemukan bahwa komunikasi yang belum baik terjadi antara Dinkes dan RSUD yang berada langsung di bawah naungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

“Kita tahu RSUD ini bukan bawahan Dinkes Kaltim. Tetapi semestinya Dinkes Kaltim bisa memformulasikan potensi yang ada, termasuk mendorong RSUD bisa bekerja maksimal sesuai dengan visi dan misi pak gubernur,” kata Sutomo Jabir di Samarinda, Kamis (13/4/2023).

Sejauh yang kita ketahui, ujarnya, Dinkes Kaltim hanya dapat melakukan penyuluhan terhadap beberapa penanganan yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Akan tetapi aksi nyatanya bisa dilakukan oleh RSUD yang ada.

“Jadi besar harapan kita, ke depannya jni bisa diperbaiki lagi masalah koordinasi supaya rencana yang ada bisa terlaksana dengan maksimal,” ujatmya.

Selain masalah koordinasi, evaluasi lainnya yang turut menjadi sorotan yaitu soal tenaga kesehatan, menurut Sutomo tenaga ahli kesehatan seperti dokter masih sangat kurang merata hingga di pelosok daerah yang ada di Kaltim.

“Mungkin ke depan perlu ada kebijakan supaya mahasiswa kita di kedokteran bisa mengabdi di sana, makanya jangan heran ketika banyak pasien yang dirujuk ke rumah sakit ternama karena minimnya tenaga,” tuturnya.

Disinggung mengenai capaian kinerja disandingkan dengan pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022, Sutomo menegaskan bahwa pelaksanaan anggaran sudah cukup baik. “Pelaksanaan anggarannya cukup baik mencapai 90 persen,” tutupnya. (ARFAdv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Banyak Kios Mangkrak, Ketua DPRD Desak Pemkot Samarinda Tertibkan Pemilik Lapak di Pasar Pagi ​
Atasi Kekerasan Seksual, Sri Puji Astuti Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Berat
Utang Pemkot Samarinda Mencapai Rp671 Miliar, DPRD Minta Kejelasan Pelunasan
DPRD Samarinda Dorong Penguatan Implementasi Perda P4GN dan Integrasi Edukasi Narkoba di Sekolah
Dukung Program Pesantren Ramah Anak, DPRD Samarinda Minta Kemenag Buat Aturan Jelas
Fasilitas Sport Hub Segiri Belum Buka karena Ada Proyek Tambahan, DPRD Minta PUPR Cepat Selesaikan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:13 WIB

6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Banyak Kios Mangkrak, Ketua DPRD Desak Pemkot Samarinda Tertibkan Pemilik Lapak di Pasar Pagi ​

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Atasi Kekerasan Seksual, Sri Puji Astuti Setuju Hukuman Kebiri untuk Pelaku Kejahatan Berat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Utang Pemkot Samarinda Mencapai Rp671 Miliar, DPRD Minta Kejelasan Pelunasan

Berita Terbaru