Minta Masyarakat Bontang Bersabar, Agus Aras Sebut Penyaluran Air Bersih akan Direalisasikan Lewat Spam Void Indominco

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras.

Infonusa.co, Samarinda —  Kekhawatiran masyarakat Bontang akan keterbatasan air bersih akhirnya dijawab melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan pihak swasta. Saat ini, keduanya tengah menggarap Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Void Indominco yang memanfaatkan kolam bekas tambang sebagai sumber air baku.

Berlokasi di Desa Suka Damai, proyek hasil sinergi dengan PT Indominco Mandiri ini ditargetkan selesai pada Agustus 2025. SPAM Void Indominco dirancang untuk menghasilkan air bersih hingga 249 liter per detik, melalui proses pemurnian dari air void bekas tambang menjadi air layak konsumsi bagi masyarakat.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Agus Aras, menjelaskan kehadiran proyek SPAM Void Indominco ini sebagai komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang telah lama dinantikan terhadap kukurangan air bersih.

“Pemprov Kaltim sudah membangun SPAM regional Indominco di Desa Suka Damai. Proyek ini bekerja sama dengan berbagai pihak, dan insyaallah tahun ini akan fungsional,” bebernya.

Sebagai Informasi, proyek ini menggunakan anggaran yang fantastis dengan total Rp. 84 Miliar dengan jabaran sebesar Rp24,27 Miliar diperuntukan membangun jaringan pipa yang terbentang sepanjang 26 KM, sementara Rp59,93 miliar untuk unit pengolahan air.

Proyek ini akan ditangani langsung oleh Dinas PUPR-PERA Kaltim yang membangun konstruksi dan instalasi teknis sedangkan PT. Indominco  menangani pemasangan jaringan pipa.

“SPAM ini memang tidak main-main. Proyeknya menyedot dana besar, dan air yang disiapkan bukan asal-asalan,” imbuhnya.

Agus Aras menegaskan nantinya air yang dialirkan ke masyarakat harus benar benar layak dikomsumsi sesuai standar pemerintah. Dirinya berharap, rencana itu bisa selesai di Bulan Agustus dan menyerukan kepada masyarakat Bontang untuk tetap menunggu da bersabar. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru