Meresahkan Masyarakat dan Potensi Kebocoran PAD, Ronald Dorong Upaya Penertiban Jukir dan Pungli di Samarinda

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronald Stephen Lonteng.

Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronald Stephen Lonteng.

Infonusa.co, Samarinda – Lagi dan lagi, permasalahan juru parkir (Jukir) liar di beberapa wilayah Samarinda terus mencut dan menjadi keresahan warga serta pemilik toko dan warung.

Melihat hal tersebut, Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda menyebut jukir liar merupakan keresahan bersama, tidak hanya masyarakat, tetapi hal tersebut dapat mengganggu stabilitas Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kota Samarinda.

Tidak hanya itu, Ronald sapaan akrabnya, menyebut adanya parkir liar juga menimbulkan potensi munculnya pungutan liar (pungli) ke masyarakat. Pengguna jalan atau pembeli akan merasa terganggu dan menimbulkan ketakutan dengan adanya oknum tersebut.

“Jukir liar juga bisa mengurangi PAD dan memungkinkan adanya pungli yang meresahkan masyarakat,” jelasnya

Dirinya mengungkapkan bahwa banyak laporan masuk dari warga terkait praktik jukir yang memungut biaya parkir secara semena-mena, bahkan dengan nada memaksa. Kondisi ini menurutnya sudah seharusnya mendapat perhatian dan penindakan segera dari pihak berwenang.

“Kalau bisa segera ditindak, karena banyak sekali laporan keresahan tentang pungli yang kesannya memaksa ini,” pintanya tegas.

Ronald mendorong Dinas Perhubungan bersama Satpol PP dan pihak kepolisian untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan parkir liar, terutama di kawasan pertokoan, rumah sakit, pusat kuliner, dan fasilitas umum lainnya.

“Kami berharap dengan adanya pengelolaan parkir yang tertata dan transparan, masyarakat bisa lebih nyaman dan PAD kita juga bisa meningkat dari sektor parkir itu,” tandas Ronald. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru