Menilik Program Wifi Gratis, Syarifatul Sebut Masih Adanya Daerah Belum Teraliri Listrik

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syarifatul Sya'diah.

Infonusa.co, Samarinda – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)nuntuk memperluas akses digital melalui program unggulan Gratispoll masih menghadapi tantangan serius, terutama di wilayah-wilayah yang belum teraliri listrik.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Syarifatul Syadiah, menyatakan bahwa pemerintah tetap berkomitmen menghadirkan layanan internet gratis di seluruh desa.

Ia menekankan bahwa konektivitas digital merupakan fondasi penting dalam memperkuat pelayanan publik, sehingga diperlukan langkah terintegrasi yang mengatasi hambatan infrastruktur dasar seperti ketersediaan listrik.

“Memang akan ada wifi yang free, yang gratis, ke seluruh kampung/desa,“ paparnya.

Legislator Kaltim asal berau ini mengaku di daerahnya masih banyak yang mengalami blankspot khususnya di daerah kepulauan. Penyebab utamanya bukan karena tidak ada jaringan melainkan tidak ada aliran listrik

“Jadi salah satu penyebab blank spot itu kan memang bukan berarti tidak ada jaringan komunikasi, tapi karena faktor yang utama, harus ada listrik dulu,” ujarnya.

Ia membeberkan bahwa daerah kepulauan yang belum dialirin listrik ini karena tidak bisa dijangkau oleh PLN. Syarifatul menyatakan pihaknya telah memikirkan untuk mencari solusi kongkrit, sehingga pendistribusian wifi gratis bisa dilakukan ke seluruh daerah.

“Jadi ini yang menjadi solusi kita, kalau memang PLN belum bisa dengan alternatif listrik yang artinya yang memang supaya bisa disitu misalnya dengan mikro hidro atau dengan panel-panel surya,” lanjutnya.

Syarifatul menambahkan Kabupaten Berau sebagai daerah wisata sangat perlu infrastruktur yang memadai, kehadiran listrik yang memadai dan wifi gratis menjadi penunjang penting dalam kemajuan sektor wisata di daerah tersebut.

“Karena berau kan daerah wisata, nggak mungkin juga fasilitas infrastruktur seperti itu tidak kita bangun,” beber Syarifatul.

Syarifatul berkomitmen untuk memajukan daerah wisata di Berau dengan melengkapi seluruh infrastruktur penunjang.

“Biar kita mencobalah melengkapi itu walaupun tidak bisa langsung seluruhnya, tapi paling tidak ya ada progres setiap tahunnya,” tutupnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB