Memperingati HGN, Pemprov Kaltim dan DPRD Kaltim Soroti Isu Kriminalisasi dan Kesejahteraan Guru

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024 - 02:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono (ist)

Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono (ist)

Infonusa.co, Samarinda – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menggelar upacara bersama para pendidik di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, pada Kamis (28/11/2024).

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Sapto Setyo Pramono, yang menyampaikan pandangannya terkait tantangan yang dihadapi oleh tenaga pendidik, khususnya guru tingkat SD dan SMP.

Dalam pidatonya, Sapto menyoroti isu kriminalisasi yang kerap menimpa para guru, terutama dalam situasi mereka mendisiplinkan siswa.

“Saya juga tidak suka atau tidak enak hati ketika guru saat ini dikriminalisasi, khususnya untuk para pendidik yang berada di tingkat SD dan SMP. Sekarang marak, sedikit-sedikit dilaporkan dengan adanya UU Perlindungan Anak,” ucap Sapto.

Dirinya menilai bahwa tindakan pendidik yang memberikan teguran, seperti jeweran atau cubitan, seharusnya tidak dianggap sebagai pelanggaran.

“Siapapun anak, ataupun kita sendiri, kalau salah ya wajib ditegur. Mau dijewer atau dicubit, saya rasa itu nggak bermasalah. Jangan sedikit-sedikit dilaporkan,” jelas Sapto menimpali.

Selain itu, Sapto juga menggarisbawahi pentingnya kesejahteraan guru, terutama bagi tenaga honorer. Dirinya berkomitmen untuk mengevaluasi kondisi para pendidik di daerah guna memastikan mereka mendapatkan perhatian yang layak.

“Jangan sampai saya dengar masih ada tenaga honorer. Nanti kita akan cek, kita evaluasi di mana tempatnya dan mendidik di mana. Jangan sampai para pendidik kita ini jauh dari kesejahteraan,” ungkapnya dengan tegas.

Sapto juga mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh guru yang terus setia pada tugas mulia sebagai pendidik, seraya menyampaikan harapan besar untuk masa depan pendidikan di Kalimantan Timur.

“Yang jelas saya mengucapkan Selamat Hari Guru. Semoga para pendidik senantiasa tetap ikhlas dengan hati nurani untuk mendidik anak-anak kita,” pungkas Sapto.

Momentum Hari Guru Nasional, menjadi pengingat pentingnya mendukung profesi guru sebagai pilar utama pembangunan generasi penerus bangsa. Isu-isu seperti kriminalisasi guru dan kesejahteraan tenaga pendidik menjadi perhatian utama yang diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
(Ikhsan/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru