Masuknya Program Oplah ke Samarinda, Viktor Yuan Beri Dukungan dan Siap Mengawal

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan. (Foto : Ist)

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan. (Foto : Ist)

Infonusa.co, Samarinda – Dengan adanya upaya mendorong kemandirian pangan nasional, Program Optimalisasi Lahan (Oplah) kini mulai merambah kawasan perkotaan, termasuk Kota Samarinda.

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan tepat sasaran.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi II, Viktor Yuan, yang mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengikuti sejumlah agenda sosialisasi bersama Kementerian Pertanian guna memahami teknis pelaksanaan di lapangan.

Diinformasikan, meski sebelumnya Oplah difokuskan di wilayah pertanian besar seperti Penajam Paser Utara dan Paser, kini Samarinda turut menjadi bagian dari langkah strategis menuju swasembada pangan berkelanjutan.

“Komisi II DPRD Samarinda telah mengikuti beberapa pertemuan teknis daring dengan kementerian terkait dan siap mendukung penuh pelaksanaan program ini,” jelas Viktor.

Dirinya mengatakan saat ini program masih dalam tahap pengenalan dan sosialisasi teknis. DPRD Samarinda, khususnya Komisi II, masih menunggu arahan lebih lanjut dari pusat terkait wilayah spesifik yang akan menjadi lokasi implementasi awal.

“Data luas lahan masih dalam proses, namun beberapa lokasi di Kelurahan Makroman dan Lempake telah diidentifikasi berpotensi,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Viktor, krisis lahan pertanian di kota besar seperti Samarinda menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, kehadiran program Oplah bisa menjadi solusi dalam memperkuat kembali sektor pertanian kota yang selama ini mulai terpinggirkan oleh laju pembangunan.

“Kunci keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada eksekusi teknis di lapangan, tapi juga pada kemitraan yang solid antara pemerintah pusat dan daerah,” ucap Viktor.

Menurutnya, tanpa kerja sama yang konkret, tujuan besar menuju swasembada pangan akan sulit untuk tercapai.

“Kalau mau hasil yang maksimal, sinergi antara pusat dan daerah tidak bisa ditawar. Program sebesar ini harus disiapkan dengan matang dan melibatkan semua pihak,” pungkasnya. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Safari Subuh Kukar Buka Ruang Sinergi Masjid dan Program Pemerintah

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:57 WIB