Masih Terlihat Tak Kondusif, Firnadi Dorong Desain Kontruksi Jalan Kukar yang Lebih Adaptif

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan

Infonusa.co, Samarinda – Pembangunan infrastruktur di wilayah hulu dan pedalaman Kutai Kartanegara masih dihadapkan pada tantangan serius, terutama terkait konektivitas antar desa yang berada di kawasan rawa dan bantaran sungai.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Firnadi Ikhsan, menggarisbawahi perlunya desain konstruksi yang adaptif terhadap kondisi geografis lokal agar pembangunan jalan tidak bersifat tambal sulam.

Firnadi mencontohkan jalur poros Desa Sebelimbingan di Kecamatan Kota Bangun yang memegang peran strategis sebagai urat nadi transportasi menuju wilayah perbatasan dengan Kutai Barat.

Namun, jalur tersebut kerap mengalami kerusakan akibat siklus banjir tahunan dan pasang sungai, sehingga membutuhkan penanganan infrastruktur yang lebih cermat dan tahan terhadap kondisi ekstrem.

“Wilayah hulu Kukar bukan dataran biasa. Ini kawasan rawa-rawa dan tepi sungai, jadi tak bisa disamakan konstruksinya dengan wilayah lain. Dibutuhkan jalan dengan desain khusus, seperti pondasi pile slab atau struktur layang,” ujarnya.

lanjutnya menjelaskan bahwa pile slab merupakan sistem konstruksi yang menggunakan tiang pancang sebagai dasar jalan, sangat cocok diterapkan di wilayah dengan kondisi tanah labil atau rawan banjir.

Meski membutuhkan anggaran lebih besar, Dirinya menilai metode ini justru efisien untuk jangka panjang karena meminimalkan biaya perawatan dan risiko kerusakan berulang.

“Kalau kita paksakan dengan model timbunan biasa, jalan akan cepat rusak. Setiap musim hujan atau pasang sungai, pasti terendam dan terputus. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga menyangkut keselamatan dan konektivitas antarwilayah,” ihwalnya.

Firnadi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat. Menurutnya, penyelesaian persoalan infrastruktur di wilayah hulu tidak bisa hanya mengandalkan anggaran daerah karena skalanya cukup besar.

“Ini butuh sinergi. Kalau Kukar berjalan sendiri, bisa memakan waktu bertahun-tahun. Maka peran Pemprov dan pemerintah pusat sangat penting, baik dari segi pendanaan maupun perencanaan teknis,” harapnya.

Dirinya pun mengajak seluruh pihak, termasuk DPRD dan instansi teknis terkait, untuk menyusun peta jalan pembangunan infrastruktur kawasan pedalaman dengan pendekatan teknis yang presisi, bukan hanya berbasis anggaran tahunan.

“Kita harus mulai bicara infrastruktur berbasis karakter wilayah. Tidak semua daerah bisa diperlakukan sama. Jika ingin hasilnya maksimal dan berkelanjutan, maka pendekatannya pun harus ilmiah dan terintegrasi,” tandasnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB