M. Andriansyah Bantah Berita Samarinda Sebagai Kota Dengan Pengelolaan Sampah Terburuk 

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Ardiansyah.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Ardiansyah.

Infonusa.co, Samarinda – Adanya kabar beredar di media sosial yang menyebut Samarinda sebagai salah satu Kota di Kalimantan Timur (Kaltim) yang mendapat predikat pengelolaan sampah terburuk, menggegerkan sejumlah pihak yang terkait.

Diketahui, kabar tersebut datang dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim, dengan menaruh 5 Kabupaten/Kota sebagai pengelolaa sampah terburuk dan salah satunya Ibukota Kaltim sendiri.

Dengan adanya isu tersebut, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, M. Andriansyah angkat bicara. Dirinya membantah kabar tersebut dan menganggap berita data yang dikeluarkan tidak berdasar sama sekali.

Selain itu, Dewan yang kerap disapa Aan itu, meminta agar berita tersebut segera diklarifikasi kelangan publik. Dirinya juga menjelaskan dengan bantahan dan dasar yang kuat

“Saya dengan rasa optimisme, sampah ini paling lama satu tahun sudah selesai. Dan bisa lebih cepat lagi kalau Perwali No. 18 Tahun 2022 bisa diterapkan, karena Pak Wali dan DLH memberikan kebebasan perorangan maupun kelompok,” jelasnya.

Bahkan, dirinya juga mempertegas dari regulasi tersebut, bahwa masyarakat yang melakukan tindakan dengan membuang sampah sembarangan itu bisa dilaporkan dan akan segera mendapat sanksi. Hal itu menjadi bukti bahwa Pemkot Samarinda telah berupaya menyelesaikan kasus sampah.

Aan juga meminta keterlibatan masyarakat dalam pengawasan dan itu merupakan kunci dalam membangun budaya bersih serta memperkuat penegakan aturan di lapangan.

Selain itu, Dirinya juga mengingatkan pentingnya bersikap bijak dalam menyampaikan opini atau membuat klaim publik, terlebih jika informasi tersebut belum memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita tidak boleh membangun opini atau membuat statement jika tidak jelas dasarnya apa. Kalau ada dasarnya, baru kita telaah bersama,” tegasnya.

Legislator Samarinda itupun berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh kabar belum jelas dan tidak memiliki dasar, serta lebih aktif mencari informasi dari sumber resmi.

“Kami minta masyarakat untuk lebih bijak menilai berita yang beredar dan saya yakin dengan kerjasama dari pemerintah dan masyarakat bisa ciptakan kota Samarinda yang lebih bersih dan sehat,” pungkas Aan. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD
DPRD Samarinda: W Super Club Belum Layak Beroperasi Jika Andalalin Belum Rampung
RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:24 WIB

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:26 WIB

DPRD Samarinda: W Super Club Belum Layak Beroperasi Jika Andalalin Belum Rampung

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Berita Terbaru