Laporan Penjabrakan Jembatan Dinilai Sapto Masih Dalam Kondisi Ketidakjelasan

- Jurnalis

Selasa, 17 Juni 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono.

Infonusa.co, Samarinda – Munculnya video singkat berdurasi 19 detik yang diduga merekam insiden penabrakan Jembatan Mahakam Ulu di Samarinda mengundang perhatian publik. Namun, ketidakjelasan informasi dalam video tersebut, tanpa keterangan waktu dan lokasi pasti, menjadi sorotan serius.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Sapto Setyo Pramono, mengimbau masyarakat untuk menyampaikan laporan secara utuh, lengkap, dan valid apabila menyaksikan kejadian serupa di wilayah perairan Kalimantan Timur.

Dirinya juga menekankan pentingnya keakuratan data agar pihak berwenang dapat mengambil tindakan cepat dan tepat.

“Saya imbau masyarakat untuk menyampaikan kasus penabrakan jembatan secara konkret dan jelas,” ujar Sapto.

Dirinya menilai, pentingnya dokumentasi visual yang utuh dan informatif agar kejadian bisa diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Dokumentasi yang dimaksud mencakup rekaman video lengkap dengan informasi waktu dan lokasi kejadian.

“Kalau bisa, direkam secara menyeluruh. Jangan hanya potongan video singkat seperti yang baru-baru ini beredar, itu tidak jelas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sapto mendorong masyarakat untuk melaporkan langsung ke instansi terkait seperti Kepolisian Air dan Udara (Polairud) apabila menyaksikan kejadian penabrakan jembatan.

“Kalau memang ada kejadian, lapor saja ke Polairud terdekat. Itu akan lebih cepat ditindaklanjuti daripada hanya diviralkan,” pintanya tegas.

Namun demikian, Sapto tidak melarang masyarakat untuk membagikan informasi melalui media sosial, selama informasi tersebut benar, utuh dan tidak menyesatkan. Dirinya mengingatkan bahwa dengan kemajuan teknologi saat ini, manipulasi informasi bisa dengan mudah terjadi.

“Silakan diviralkan jika kejadian itu benar-benar terjadi dan ada bukti jelas. Tapi jangan menyebarkan informasi yang tidak jelas. Sekarang teknologi sudah canggih, jadi kita juga harus cerdas dalam menggunakannya,” tandas Sapto. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB